Peresmian Jembatan Youtefa di Jayapura, Presiden Jokowi: Papua Harus Maju

Edy Siswanto, Antara ยท Senin, 28 Oktober 2019 - 18:58 WIB
Peresmian Jembatan Youtefa di Jayapura, Presiden Jokowi: Papua Harus Maju

Presiden Jokowi bersama istri dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BIN Jenderal Pol Budi Gunawan, Gubernur Papua Lukas Enembe, serta Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Wano saat meresmikan Jembatan Youtefa di Jayapura, Papua. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.idPresiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Youtefa, yang menghubungkan Distrik Jayapura Selatan dan Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Senin (28/10/2019). Jembatan ini menjadi tonggak sejarah di Tanah Papua, bukan hanya simbol penting yang menyatukan, tetapi lambang kemajuan untuk pembangunan Bumi Cenderawasih.

Pantauan iNews, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Jokowi serta rombongan menteri dan kepala daerah di Papua tiba di Jembatan Youtefa pukul 15.00 WIT. Mereka disambut tari-tarian adat para siswa sekolah dasar yang antusias bertemu Presiden.

Presiden selanjutnya meresmikan jembatan yang dibangun di atas Teluk Youtefa dengan anggaran sekitar Rp1,8 triliun. Peresmian dilakukan dengan menekan tombol sirene bersama Gubernur Papua Lukas Enembe, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Wano dan Iriana Jokowi.

“Jembatan ini saya harap memberi dampak manfaat besar bagi warga Jayapura dalam meningkatkan perekonomian,” ujar Jokowi.

BACA JUGA: Sambut Presiden Jokowi, 1.000-an Warga Jayapura Tumpah Ruah Sepanjang Pantai Hamadi

Selain itu, hadirnya Jembatan Youtefa ini dapat dimanfaatkan sebagai wisata bahari di Kota Jayapura.

“Saya harap masyarakat Jayapura dan pemerintah daerah menjaga jembatan ini, dipercantik dengan lampu dan taman karena sekarang Jembatan Youtefa sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Papua," katanya.

Menurutnya, sudah menjadi tugas bersama untuk menjaga dan membangun Papua. Itulah kenapa pada periode kedua ini, Jokowi melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Papua.

"Tanah Papua harus maju seperti daerah lainnya di Indonesia. Papua adalah surga kecil yang jatuh ke bumi, di mana jika dihitung-hitung saya sudah 13 kali ke Papua," ujarnya.

Presiden menambahkan, sewaktu periode pertama sudah mengunjungi pedalaman-pedalaman Indonesia timur. Dan di situlah dilihat ada ketimpangan infrastruktur antara wilayah Indonesia barat, tengah dan timur yang belum tersentuh pembangunan.

"Jika dibiarkan akan menyulitkan semua, untuk itu saya selalu mendorong agar pembangunan infrastruktur di Indonesia timur dilakukan dengan cepat. Yang saya lakukan setelah dilantik adalah mengunjungi Tanah Papua, semua itu untuk memastikan Bumi Cenderawasih dibangun dan tidak dilupakan," tuturnya.


Editor : Donald Karouw