Perompakan di Raja Ampat, Polisi: Lokasi Wisata Aman dan Nyaman

Chanry Andrew Suripatty ยท Selasa, 08 Januari 2019 - 14:50 WIB
Perompakan di Raja Ampat, Polisi: Lokasi Wisata Aman dan Nyaman

Pertemuan antara para operator kapal wisata dengan Polres Raja Ampat serta Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama Syahbandar Pelabuahan Waisai. (Foto: iNews.id/Andrew Chanry)

WAISAI, iNews.id - Beredar kabar maraknya isu perompakan di kawasan wisata Raja Ampat, Papua Barat menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi pengujung serta operator pariwisata di sana. Namun, polisi menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) aman.

Kapolres Raja Ampat, AKBP Edy Setyanto Erning, menegaskan bahwa kondisi di lokasi wisata Raja Ampat aman dan nyaman. Petugas kepolisian pun terus mengawasi dan menjaga daerah tersebut supaya tidak ada aktivitas yang menganggu area wisata tersebut.

"Saya tegaskan situasi Kamtibmas di kabupaten Raja Ampat ini sangat aman dan nyaman, saya belum pernah mendengar adanya kejadian premanisme dan kejadian-kejadian pelanggaran hukum," kata Edy di Kantor Bupati Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (8/1/2018).

BACA JUGA: Marak Aksi Perompak di Raja Ampat-Sorong, Operator Kapal Wisata Resah

Terkait adanya dugaan aksi perompakan pada operator kapal wisata, Pearl Of Papua, beberapa waktu lalu, menurut dia, bukanlah di kawasan Raja Ampat, melainkan di Kabupaten Sorong, Papua Barat. Namun jika ada hal-hal yang dinilai meresahkan, polisi tentu akan turun tangan.

"Kami tidak tinggal diam bila ada laporan kejadian, kami segera akan menindaklanjuti. Karena itu, semua pihak harus selalu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Raja Ampat," ujar dia.

Kapolres Edy juga menyesalkan adanya informasi yang disebarkan oleh salah satu operator wisata kepada sejumlah wartawan, seolah-olah terjadi perompakan di wilayah hukum Polres Raja Ampat. Aksi kriminal tersebut tidak benar terjadi di Kabupaten Raja Ampat.

"Mengenai info ini, perlu dipertanyakan kepada sumber awal, lokasinya di mana?" kata Edy.

BACA JUGA: Resor Mewah Milik WNA Swiss di Raja Ampat Dipalang Masyarakat Adat

Namun, dia tak membantah kalau ada tindakan pencurian speadboat yang dilaporkan kepada jajaran Polres Raja Ampat. Dia pun menegaskan agar laporan ini disampaikan resmi supaya petugas kepolisian bisa menindaklanjutinya, namun hingga kini belum ada kabar terbaru.

Sebelumnya, sejumlah operator kapal wisata resah dengan adanya dugaan aksi perompakan di perairan laut Raja Ampat dan Sorong. Ada 3 kapal wisata yang dikabarkan hilang.

Informasi yang dirangkum iNews, kasus teranyar dialami operator Kapal Pearl of Papua. Dua unit speedboat dengan 3 mesin tempel (outboard engine 40 pk) miliknya hilang dalam perjalanan menuju Sorong di sekitar Pulau Soop, pada Rabu (2/1/2019).


Editor : Andi Mohammad Ikhbal