Polisi yang Diculik dan Disandera KKSB Ditemukan Gugur di Puncak Papua

Chanry Andrew Suripatty ยท Senin, 12 Agustus 2019 - 19:05 WIB
Polisi yang Diculik dan Disandera KKSB Ditemukan Gugur di Puncak Papua

Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja. (Foto: dok iNews)

JAYAPURA, iNews.id - Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali berduka. Briptu Heidar, anggota Satgas Gakkum Polres Puncak Jaya gugur dalam tugasnya.

Almarhum sebelumnya dilaporkan sempat diculik dan disandera Kelompok Kriminal Separatis bersenjata (KKSB) di wilayah Kabupaten Puncak, Papua. Satgasus Nemangkawi Polda Papua yang ditugaskan melakukan pencarian menemukannya dalam kondisi meninggal dunia. 

Jenazah Briptu Heidar ditemukan tak jauh dari lokasi penghadangan di Kampung Usir, dekat Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak, Senin (12/8/2019). Kabar kematian anggota Polri ini juga telah dikonfirmasi Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja.


BACA JUGA:

KKSB Culik 1 Anggota Polri di Puncak, Polda Papua Upayakan Negosiasi Pembebasan

2 Anggota Polri Diserang KKSB di Puncak Papua, 1 Orang Diduga Diculik


"Sudah ditemukan tadi dan dalam keadaan meninggal dunia. Besok rencananya jenazah akan dibawa ke Jayapura dan selanjutnya dikirim ke Makassar untuk dimakamkan," ujar Kapolda Papua dalam pesan singkatnya, Senin (12/8/2019) malam.

Rencananya, jenazah Briptu Heidar akan dievakuasi ke Jayapura pada Selasa (13/8/2019). Selanjutnya almarhum akan diterbangkan ke kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan.

Diketahui, sebelumnya dua anggota Satgas Gakkum Polda Papua yang bertugas di wilayah Ilaga Kabupaten Puncak, Papua, diserang kelompok orang yang diduga KKSB di Kampung Mudidok, Senin (12/8/2019) pukul 11.00 WIT.

Dalam serangan itu, Briptu Heidar diculik dan disandera KKSB. Sementara rekannya Bripka Alfonso Wakum selamat dari para pelaku. Dia langsung melaporkan peristiwa itu ke Pos Polisi di Kago, Kabupaten Puncak, Papua.


Editor : Donald Karouw