Puluhan Kios Pakaian Bekas di Dekat Kantor Damkar Timika Papua Ludes Terbakar

Nathan Making ยท Sabtu, 01 Juni 2019 - 18:26 WIB
Puluhan Kios Pakaian Bekas di Dekat Kantor Damkar Timika Papua Ludes Terbakar

Puluhan kios di Jalan Bougenville Timika, Mimika, Papua terbakar. Pedagang dibantu warga menyelamatkan sisa barang dagangan mereka yang tidak terbakar. (Foto: iNews.id/Nathan Making)

MIMIKA, iNews.id - Puluhan bangunan kios pedagang pakaian bekas dan barang pecah belah di Jalan Bougenvile tepatnya di belakang Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mimika, Papua, ludes terbakar, Sabtu (1/6/2019) pukul 15.15 WIT.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi [ukul 15.15 WIT itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Meski lokasi kebakaran berada persis di belakang kantor Damkar, kobaran api sulit dijinakan. Hal ini terjadi karena api dengan cepat membesar dan mobil kebakaran tidak memiliki ketersediaan air. Mobil damkar baru bisa mengisi air sekitar 30 menit setelah kejadian untuk memadamkan api.

Para pedagang dibantu warga akhirnya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya baik menggunakan ember maupun plastik yang diisi air. Sebagian pedagang pakaian bekas berusaha menyelamatkan sisa barang dagangan yang belum dilalap api.

Namun, kobaran api yang terus membesar memaksa sebagian pedagang besar pedagang merelakan harta bendanya terbakar api.

Diperoleh informasi, api yang membakar komplek bangunan kios pakaian bekas itu bermula dari bagian tengah pasar namun belum diketahui penyebabnya. Saat kejadian sebagian warga pasar sedang melakukan salat asar.

BACA JUGA:

Pabrik Gula Sragi Pekalongan Terbakar, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Gudang Mainan di Malang Ludes Terbakar, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Warga baru mengetahui kejadian tersebut setelah asap tebal mengepul ke udara. Mereka kemudian berusaha memadamkan api dengan bergotong royong menggunakan peralatan seadanya seperti ember untuk mengambil air dari parit yang ada di sekitar lokasi kebakaran.  



Pedagang Pakaian, Wabaida menuturkan, api diduga berasal dari sebelah jalan tempat usahanya. Dia mengatahui kejadian tersebut kemudian tiba di lokasi dan berusaha masuk ke dalam tempat usahanya. “Begitu masuk, tiba tiba saya merasakan hawa panas sehingga menyelamatkan diri dengan berlari keluar meninggalkan bangunan tersebut,” katanya.

Pemilik Konter, Mulyadi Madi mengatakan, kebakaran terjadi tidak lama setelah azan asar. “Saya dapat kabar ada kecelakaan, tapi ternyata kebakaran,” ucapnya.

Kabid Kebakaran Pemkab Mimika, Daniel Womsiwor mengatakan, banyak kendala yang dihadapi petugas di lapangan saat hendak memadamkan api. Selain beberapa armada yang rusak, juga tidak adanya ketersediaan air di tengki isi ulang.

“Itu yang membuat petugas kewalahan, juga terlambatnya laporan di mana warga melaporkan kejadian setelah api membesar. Apalagi, banyak warga yang berada di lokasi membuat akses masuk terhambat,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki