Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Ungkap Penyelundupan 3.333 Botol Miras di Merauke

Irfan Ma'ruf ยท Sabtu, 14 September 2019 - 01:01 WIB
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Ungkap Penyelundupan 3.333 Botol Miras di Merauke

Satgas Pamtas Yonif MR 411/Kostrad saat menyerahkan ribuan botol miras yang diamankan dalam penyelundupan ke Polsek Bupul, Merauke. (Foto: Puspen TNI)

MERAUKE, iNews.id – Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad menggagalkan penyelundupan ribuan botol miras illegal. Dalam operasi selama sebulan penuh pada Agustus silam, Satgas Pamtas RI-PNG menyita 3.333 botol miras berbagai macam merk, seperti Robinson Whisky 250 ml dan 650 ml, Anggur Merah dan Guinness.

Seluruh barang bukti tersebut diserahkan ke Polsek Bupul, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (13/9/2019). Penyerahan ini untuk tindak lanjut proses hukum atas pelanggaran mengelapkan miras tersebut.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya mengatakan, penyerahan barang bukti miras kepada Kepolisian merupakan salah satu wujud sinergitas TNI dan Polri dalam mencegah peredaran barang-barang ilegal di wilayah perbatasan.


“Kami ingin suasana di perbatasan ini aman dan kondusif. Miras ini tidak hanya berdampak kepada perorangan namun juga dalam kehidupan sosial, serta merupakan faktor penyebab seperti terjadinya perkelahian hingga kecelakaan di jalan raya,” kata Mayor Inf Rizky Aditya.

Diketahui, ribuan botol miras ini diamankan petugas Pos Kotis saat menggelar sweeping di Jalan Poros Trans Papua, tepatnya di Kalimaro, Distrik Elikobel, Merauke. Dua pelaku diamankan, yakni berinisial AB (47) dan AL (57) warga Kabupaten Boven Digoel. Mereka membawa miras tersebut menggunakan mobil sedan hitam.

Barang bukti dan keterangan nama-nama pelaku ini diantar langsung Pabintal Satgas Lettu Kav Hanoch Hursepuny dan Pasi Intel Satgas Lettu Inf Asep Saepudin bersama 4 Staf Intel.


“Barang bukti tadi kami bawa dari Komando Taktis (Kotis) Kampung Sipias Bupul 1 untuk diserahkan ke Polsek Bupul agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” ucap Lettu Inf Asep Saepudin.

Kapolsek Bupul Aiptu Prih Sutejo yang menerima secara langsung barang bukti tersebut menyampaikan akan menindaklanjuti kasusnya. Polisi akan memanggil pemilik barang guna diproses secara hukum yang berlaku karena telah menyelundupkan miras ilegal dan mengedarkan barang terlarang. 

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada satgas yang telah menggagalkan penyelundupan 3.333 botol miras ilegal di wilayah hukum Polsek Bupul. Kami juga sangat terbantu dengan kegiatan sweeping yang dilakukan anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad dalam mempersempit ruang garak pengedar miras,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw