Satgas TNI di Papua Ingatkan Kembali Pentingnya Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 06 November 2019 - 18:22 WIB
Satgas TNI di Papua Ingatkan Kembali Pentingnya Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Suasana saat edukasi pengenalan dan menumbuhkan cinta satwa ke siswa SD di Merauke Papua oleh Yonif MR 411/Pandawa Kostrad. (Foto: iNews/Puspen TNI)

MERAUKE, iNews.idSatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad mengajak pelajar sekolah dasar (SD) untuk mengenali dan cinta satwa sejak dini. Hal ini sebagai bagian dalam memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang jatuh setiap tanggal 5 November.

Dalam momen tersebut, lima personel satgas Pos Rawa Biru dipimpin Kopda Nanang memberi edukasi tentang satwa dan pentingnya pengenalan sejak dini bagi siswa-siswi SD Inpres di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Merauke, Papua, Rabu (6/11/2019).

Kegiatan edukatif ini dilaksanakan dalam rumah seorang tokoh masyarakat setempat Marwan Hamid Maiwa (56). Beliau juga ikut melestarikan beberapa satwa endemik seperti burung kasuari, buaya, rusa dan kangguru. Hewan dilindungi ini ditempatkan dalam kandang yang bersih dan terawat sebagai bentuk kecintaannya terhadap kelestarian satwa di Kabupaten Merauke.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya mengatakan, peringatan HCPSN bertujuan untuk meningkatkan kepedulian, pelestarian, perlindungan dan menumbuhkan sifat penyayang sejak dini terhadap satwa. Di mana Indonesia merupakan salah satu negara dengan spesies puspa dan satwa yang beragam.

BACA JUGA: Satgas Yonif MR 411 Gelar Pengobatan Keliling bagi Warga Perbatasan RI-PNG di Merauke

“Kami ingin menggalakan pesan ‘jangan sakiti hewan’. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat peduli dan menyayangi satwa yang ada di sekitarnya,” ujar Rizky, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, Yonif MR 411/Pandawa Kostrad akan terus mendorong dan mengampanyekan ke pelajar maupun masyarakat untuk ikut serta menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia, khususnya yang ada di Merauke, Papua.

“Kami bertekad untuk dapat menjadi inspirasi dalam hal perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat. Mengajarkan untuk mencintai satwa endemik yang ada di perbatasan merupakan salah satu bentuk menjaga kekayaan bangsa Indonesia,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw