Satgas Yonif PR 328 Galakkan Home Farming di Perbatasan RI-PNG

Kastolani ยท Rabu, 13 Maret 2019 - 01:35 WIB
Satgas Yonif PR 328 Galakkan Home Farming di Perbatasan RI-PNG

Satgas Yonif PR 328/DGH menggalakan home farming di Kampung Sanggaria, Papua. (Foto: Dispenad)

JAKARTA, iNews.id - Satgas Yonif PR 328/DGH menggalakan home farming di Kampung Sanggaria, Papua. Upaya itu untuk memenuhi pemenuhan kebutuhan hidup warga yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG.

Dansatgas Mayor Inf Erwin Iswari mengatakan, wilayah perbatasan Papua khususnya di Kampung Sanggaria pada dasarnya memiliki tanah yang cukup luas dan subur, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan budi daya perkebunan.

“Potensi wilayah ini, tentu bisa diberdayakan dengan baik, selain untuk membantu kebutuhan sehari-hari, juga bisa membantu masyarakat untuk menjadi mata pencaharian,” ujarnya, Selasa (12/3/2019).

Sehingga, kata dia, hasilnya dapat mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok atau kebutuhan lainnya yang tidak bisa diproduksi dari Kampung Sanggaria.

Menurut Erwin, jika ditekuni dan dikembangkan oleh warga Kampung Sanggaria, perkebunan dapat menjadi sumber pangan alternatif, sekaligus menjamin ketahanan pangan penduduk.

“Berdasar tekad tersebut, personel Pos Komando Utama (Kout) mendorong pemberdayaan sumber pangan lokal yaitu dengan menggalakkan perkebunan warga di sekitar rumah atau home farming,” katanya.

Inisiator home farming, Letda Eka Deny mengatakan, selain menjaga keamanan wilayah perbatasan, anggota Pos Kout digilir untuk memberikan bantuan dan pendampingan kepada warga, khususnya dalam membantu kesulitan kesehariannya.

“Salah satunya adalah membantu memberdayakan kembali lahan warga agar produktif. Di antaranya membantu salah satu warga mengolah kebun buncis miliknya,’’ katanya.

Mayoritas warga Kampung Sanggaria, menurut Eka, mengandalkan pendapatannya dari hasil kebun mereka. Namun dihadapkan dengan ketersediaan tenaga dan luas lahan, sangat terbatas.


Editor : Kastolani Marzuki