Siswi SMA Korban Perundungan di Jayapura Lapor Polisi, Ini Motifnya

Chanry Andrew Suripatty ยท Kamis, 02 Mei 2019 - 20:25 WIB
Siswi SMA Korban Perundungan di Jayapura Lapor Polisi, Ini Motifnya

Kasubag Humas Polres Jayapura, Iptu Jahja Rumra. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew S)

JAYAPURA, iNews.id-  Kasus pengeroyokan atau perundungan yang dialami siswi kelas II SMA ternama di Jayapura Kota, Papua yang viral di media sosial Facebook beberapa waktu lalu diduga terkait masalah asmara.

Kasubag Humas Polres Jayapura, Iptu Jahja Rumra menerangkan, keluarga dan korban sudah melaporkan kasus itu ke polisi.

“Terkait dengan video kekerasan itu, siang tadi pihak keluarga dan korban sudah membuat laporan polisi berdasarkan laporan nomor LP/369/V/2019/Papua/Res Jayapura Kota tanggal 1 Mei,” katanya di Mapolres Jayapura Kota, Kamis (2/5/2019).

Jahja mengatakan, kasus itu sudah ditangani penyidik. Korban yang diketahui berinisial AK juga telah dimintai keterangan. Dari keterangan AK, kasus itu terjadi pada Senin, 29 April 2019 lalu sekitar pukul 12.00 WIT. Saat itu, AK pulang sekolah dan melintas di Jalan Biak tidak jauh dari sekolahnya.

“Korban tidak mengenal pelaku, mereka hanya berkomunikasi melalui pesan singat di media sosial,” ujar Iptu Jahja.

Dia menyebutkan, motif kekerasan yang dialami korban, lantaran masalah asmara, di mana pelaku yang diketahui berinisial CD menuduh korban telah merebut pacarnya.

“Semua keterangan korban sudah didapat, dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan guna mengamankan pelaku. Untuk motif kekerasan itu sendiri didasari masalah kasmaran,” ungkap Iptu Jahja.

BACA JUGA: Viral Siswi SMA Jadi Korban Perundungan Mahasiswi di Jayapura Papua

Mantan Kanit Reskrim Polsek Jayapura Selatan ini pun menambahkan kasus penganiayaan yang dialami korban merupakan unsur pidana terkait kekerasan terhadap anak mengingat korban masih berusia 17 tahun.

“Pelaku bisa dijerat Pasal 76 C juncto Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” katanya. 

Kasus perundungan tersebut sempat menghebohkan warga Kota Jayapura. Dalam video berdurasi 46 detik itu menunjukan seorang siswi SMA menjadi korban pengeroyokan rekannya sendiri. Video yang diungkap di media sosial tersebut mendapat banyak kencaman dari netizen. 


Editor : Kastolani Marzuki