Staf Kementerian PUPR Korban Serangan Panah di Dekai Dievakuasi ke Jayapura

Antara ยท Sabtu, 26 Oktober 2019 - 15:43 WIB
Staf Kementerian PUPR Korban Serangan Panah di Dekai Dievakuasi ke Jayapura

Kepala BBPJN XVIII Jayapura Osman Marbun. (Foto: ANTARA/Hendrina Dian Kandipi)

JAYAPURA, iNews.id – Staf Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), La Hanafi (55), yang diserang orang tak dikenal dengan panah saat melakukan survei di Dekai, Ibu kota Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua, Jumat (25/10/2019), dievakuasi ke Jayapura. Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BBPJN XVIII Jayapura itu sebelumnya dirawat di RSUD Dekai.

Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura Osman Marbun mengatakan, tiba di Bandara Sentani, korban langsung dibawa ke RS Provita. Saat ini korban dirawat di RS Provita, Jayapura.

“Kondisinya stabil dan bisa berkomunikasi singkat,” kata Osman Marbun yang turut menjemput korban di Bandara Sentani, Sabtu pagi (26/10/2019).

 

BACA JUGA:

Rombongan Kementerian PUPR Diserang Panah saat Survei di Dekai Papua, 2 Terluka

Polres Yahukimo Selidiki Insiden Penyerangan Rombongan Kementerian PUPR di Dekai

 

Sementara itu Kapolres Yahukimo, AKPB Angling mengatakan, belum mengetahui dengan pasti kelompok yang melakukan penyerangan terhadap staf dari Kementerian PUPR dan karyawan PT Agung Mulia Iriana yang sedang melakukan survei.

Di lokasi penyerangan yang dikenal masyarakat dengan nama Jalan Gunung itu tidak ada perkampungan. Hal ini menyulitkan polisi untuk mengetahui pelaku.

Berdasarkan laporan yang diterima, insiden itu berawa dari kegiatan yang dilakukan rombongan. Mereka merekam di sepanjang jalan yang dilewati sehingga menyebabkan mereka dihadang.

Kelompok penghadang sempat meminta mereka untuk menghapus video serta foto dan langsung balik arah kembali ke Dekai. Namun, kelompok tak dikenal kembali menghadang rombongan Kementerian PUPR. Saat itu, kendaraan terus melaju sehingga diserang dengan panah dan menyebabkan dua orang terluka.

Selain La Hanafi yang menjabat sebagai Kasatker BBPJN XVIII Jayapura, korban lain yang terkena panah dalam serangan itu yakni, Heri Agus Suprianto (50), karyawan PT Agung Mulia Iriana.


Editor : Maria Christina