Tim DVI Polda Papua Identifikasi 61 Jenazah Korban Banjir Bandang

Antara, Ilma De Sabrini ยท Jumat, 22 Maret 2019 - 07:38 WIB
Tim DVI Polda Papua Identifikasi 61 Jenazah Korban Banjir Bandang

Suasana pencarian koban banjir bandang di Distrik Sentani, Jayapura, Papua, Kamis malam (21/3/2019). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

JAYAPURA, iNews.id – Tim DVI Polda Papua berhasil mengidentifikasi 61 jenazah korban banjir bandang yang terjadi Kabupaten Jayapura, Papua, hingga Kamis (21/3/2019). Sementara korban yang belum bisa diidentifikasi sebanyak 29 jenazah.

Kabid Dokkes Polda Papua Kombes dr Ramon Aninam mengatakan, saat ini sudah 61 jenazah yang diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan karena sudah bisa diidentifikasi. Sehari sebelumnya jumlah korban yang sudah berhasil diidentifikasi sebanyak 43 korban dan diambil oleh keluarga atau wali.

“Ada 18 nama lagi yang kami umumkan, yang berhasil diidentifikasi oleh tim DVI,” Ramon di Jayapura.

BACA JUGA:

Ini Identitas 43 Korban Banjir Bandang Jayapura yang Terindentifikasi

Korban Tewas Banjir Sentani Capai 104 Orang, 40 Belum Diidentifikasi

Ramon mengatakan, Tim DVI Polda Papua dibantu ahli forensik dari Mabes Polri saat ini terus berupaya mengidentifikasi para korban. Dengan begitu, keluarga bisa segera memakamkan jenazah anggota keluarganya yang menjadi korban banjir.

Menurut Ramon, puluhan jenazah belum bisa diidentifikasi karena diduga belum merekam e-KTP. Akibatnya, data mereka tidak ada dalam data base, termasuk saat sidik jarinya diperiksa.

“Selain itu, keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya saat diperlihatkan tidak mengenali korban,” ujar Ramon.

Diketahui, banjir bandang di Kabupaten Jayapura menyebabkan 104 orang meninggal. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, dari 104 orang yang meninggal dunia, 97 orang korban ditemukan di Kabupaten Jayapura dan tujuh orang korban di Kota Jayapura.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menjelaskan, jenazah yang berhasil ditemukan hingga hari kelima pascabanjir bandang pada Sabtu pekan lalu sebanyak 105. Hal ini sesuai dengan keterangan dari posko induk bencana di Sentani, kompleks perkantoran Bupati Jayapura.

“Namun, jenazah yang masuk atau dievakuasi ke RS Bhayangkara hanya sebanyak 90 kantong. Jenazah sisanya ada yang sudah langsung dikuburkan oleh keluarga atau kerabat,” katanya.

Kamal mengatakan, dari total 90 jenazah yang sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara, baru 61 korban yang berhasil diidentifikasi. Sisanya 29 lagi belum teridentifikasi.

“Ke-29 jenazah ini masih dilakukan proses identifikasi. Kalau jumlah total orang yang dilaporkan hilang di posko induk bencana tersisa 94 orang dari sebelumnya mencapai ratusan. Ini karena ada yang sudah ditemukan dan berhasil diidentifikasi,” katanya.

Adapun 18 nama korban banjir bandang Sentani yang berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI di RS Bahayangkara, Kota Jayapura, yakni:

1. Yafet Yom

2. Yosepin Monim

3. Ningsih M. Suebu

4. Kristina Monim

5. Arlyn Meyerary

6. Lamek Monim

7. Yubelina Malo

8. Medinus Wenda

9. Bocis Wisal

10. Risma Handayani Supardi

11. Rambo Wanimbo

12. Ance Kogoya

13. Yahya kasipdana

14. Yerison Kogoya

15. Brian Natanael Sokoy

16. Mulin Enembe

17. Melati Kea

18. Serly Pahabol


Editor : Maria Christina