TNI di Perbatasan Papua Nugini Cegah Penyelundupan Gelembung Ilegal

Andi Mohammad Ikhbal ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 19:27 WIB
TNI di Perbatasan Papua Nugini Cegah Penyelundupan Gelembung Ilegal

Penangkapan gelumbung atau ikan kakap tiongkok di Papua. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Anggota Yonif PR 328/DGH kembali berhasil mengamankan barang selundupan ilegal. Kali ini, puluhan gelembung atau ikan kakap Tiongkok seberat sembilan kilogram yang ditaksir bernilai ratusan juta rupiah.

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari mengatakan, pengamanan ini berawal dari laporan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia - Papua Nugini, tepatnya di Skouw, yang jadi lokasi patroli satgas.

"Gelembung diamankan ketika anggota satgas sedang melaksanakan patroli rutin pada Selasa lalu," ujar dia dalam siaran pers yang diterima iNews.id, Jumat (15/3/2019).

Kronologinya, kata dia, satgas melihat seorang warga yang membawa karung besar dan tampak mencurigakan. Ketika didatangi, petugas memintanya membuka isi karung tersebut. Mereka pun mendapati banyak gelembung di dalamnya.

"Ternyata dia membawa gelembung dalam jumlah banyak," kata dia.

Warga berinsial LAM ini pun diminta menunjukkan dokumen kepemilikan ikan-ikan tersebut, termasuk tujuannya. Karena tidak memiliki surat-surat resmi, petugas kemudian mengamankan pelaku serta barang selundupannya.

Ikan gelembung ini memang memiliki harga jual fantastis. Rencananya, tersangka LAM hendak membawa sembilan kilogram gelembung tersebut ke wilayah Papua. Jika ditotal, barang selundupan ini bernilai ratusan juta rupiah.

"Ikan betina bisa dihargai Rp18 juta per kilogram. Sedangkan yang jantan antara Rp11 juta - Rp28 juta per kilogramnya. Belum jika dijual oleh penadah, maka harga jualnya bisa lebih mahal lagi," ujar Erwin.

Terkait dengan pangsa pasarnya, lanjut Erwin, saat ini orang-orang Tiongkok yang datang ke Merauke sengaja untuk membeli gelembung tersebut. Selain diolah menjadi bahan makanan ikan ini menjadi sumber kolagen.

Kolagen ini dapat diolah menjadi bahan lem tahan air, maupun alat pemurni minuman beralkohol. Karena, karakteristiknya dapat menyatu dengan daging, dapat dijadikan sebagia bahan benang operasi

 


Editor : Andi Mohammad Ikhbal