Warga Manokwari Hilang Terseret Arus saat Menyelam di Perairan Bakaro

Antara ยท Senin, 04 November 2019 - 07:28 WIB
Warga Manokwari Hilang Terseret Arus saat Menyelam di Perairan Bakaro

Ilustrasi tenggelam. (Foto: Okezone)

MANOKWARI, iNews.id – Seorang warga dilaporkan hilang di perairan Bakaro, Manokwari, Papua Barat, Papua, dan diduga terseret arus saat melakukan penyelaman di lokasi tersebut. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari sudah melakukan pencarian, namun korban Robert Maurit belum ditemukan hingga Minggu petang (3/11/2019).

Kepala Basarnas Manokwari George Leo Mercy Randang mengatakan, sesuai laporan yang diterima pada Minggu (3/11/2019) dini hari, korban Robert Maurit bersama dua temannya melakukan penyelaman dangkal di perairan Bakaro. Ketiganya diduga mencari ikan.

“Masyarakat di sini terbiasa seperti itu, istilah masyarakat molo di laut mencari ikan menggunakan alat tradisional berupa alat tembak karet,” kata George di Manokwari.

 

BACA JUGA: 

Mahasiswa UGM Peserta KKN Hilang Terseret Arus Sungai di Palangkaraya Kalteng

Gegara Foto Selfie, Pemuda di Jayapura Jatuh dari Atas Jembatan Youtefa

 

Kegiatan itu dimulai sekitar pukul 00.30 WIT. Semula situasi di perairan cukup normal. Namun, sekitar pukul 05.00 WIT, tiba-tiba terjadi ombak besar. Dua orang berhasil menyelamatkan diri dan satu orang hilang dalam peristiwa tersebut.

“Dua rekan korban yang selamat dalam peristiwa itu yakni, Salomon Wader (18) dan Septinus Wonar (30),” katanya.

Basarnas baru mendapat laporan terkait peristiwa tersebut pada pukul 15.15 WIT. Saat itu juga, dia bergegas menyiapkan tim untuk melakukan upaya pencarian.

“Tim Rescue dari Kantor SAR kami terjunkan 10 orang. Kami dibantu satu orang anggota TNI AL dari Fasharkan Manokwari, Polairud Polda Papua Barat tiga orang, Polres Manokwari empat orang, juga masyarakat,” ujar Georger.

Namun, hingga Minggu petang, tim belum memperoleh tanda-tanda keberadaan korban. Selain melakukan penyelaman, tim Rescue juga melakukan penyisiran permukaan. Pencarian akhirnya dihentikan karena hujan ringan di wilayah itu dan akan dilanjutkan hari ini.


Editor : Maria Christina