16 Penumpang KM Lintas Timur Belum Ditemukan, SAR Perpanjang Operasi Pencarian

M Ridwan Lapasere, Antara ยท Senin, 10 Juni 2019 - 15:14 WIB
16 Penumpang KM Lintas Timur Belum Ditemukan, SAR Perpanjang Operasi Pencarian

Tim SAR melakukan pencarian KM Lintas Timur dan 16 penumpang yang tenggelam sejak Sabtu (1/6/2019). (Foto: iNews/M Ridwan Lapasere)

PALU, iNews.id – Hari ketujuh pencarian, KM Lintas Timur yang tenggelam di Selat Taliabo Provinsi Maluku Utara, bersama 16 penumpang, belum ditemukan. Operasi SAR untuk pencarian KM Lintas Timur yang tenggelam di selat Taliabo Provinsi Maluku Utara akan diperpanjang.

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Palu Sulawesi Tengah Basrano mengatakan, operasi SAR akan diperpanjang selama satu hari dan selanjutnya dilakukan pemantauan. Titik fokus pencarian di perairan bagian timur Sulawesi Tengah hingga sekitar laut Banda.

“Sekarang sudah masuki hari ketujuh pencarian bangkai kapal dan awak kapal, masih ada 16 orang penumpang KM Lintas Timur belum ditemukan,” kata Basrano di Palu, Senin (10/6/2019).


BACA JUGA: Basarnas Evakuasi 1 Korban KM Lintas Timur di Perairan Banggai, Ini Ciri-Cirinya


Operasi SAR dibagi dua tim atau SRU. SRU 1 melibatkan KM SAR Bhisma dengan luas area pencarian 110 Nm (Nautical Mile) dan SRU 2 dari unsur gabungan maritim Luwuk menyisir sepanjang garis pantai Tolili, Batui, Kembani, dan sekitar Teluk Arjuna di perairan Banggai.

Di hari ketujuh, operasi SAR awak KM Lintas Timur tidak melibatkan Helikopter Super Puma HR3213 dan pesawat intai Boeing 737.200 milik TNI AU seperti dilakukan pada hari ketiga hingga keenam.

“Penyisiran garis pantai Banggai menggunakan Sea Rider, Rubber Boat Basarnas dan Rubber Boat Polair setempat,” ujarnya.


BACA JUGA: Ibu Korban Hilang KM Lintas Timur Berharap Tim Temukan Jasad Anaknya


KM Lintas Timur milik PT Citra Baru Adi Nusantara yang berkedudukan di Surabaya, Jawa Timur, tenggelam di selat Taliabo, Provinsi Maluku Utara. Kapal yang mengangkut 3.000 ton semen dan dinakhodai Martinus Matitaputi itu berlayar dari Pelabuhan Bitung, Manado, Sulawesi Utara menuju Morowali, Sulawesi Tengah, dengan awak kapal berjumlah 18 orang pada Sabtu (1/6/2019) sekitar pukul 14.00 Wita.

Tujuh hari kegiatan pencarian kapal tenggelam tersebut, baru dua korban ditemukan, satu dalam keadaan selamat dan satu lagi meninggal dunia. Namun, keduanya juga tidak masuk dalam manifest. Hingga kini masih ada 16 orang awak kapal dalam pencarian.

“Semoga di hari ke tujuh ini membuahkan hasil. Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian mulai pukul 07.00 Wita,” ujarnya.

Pada hari keenam operasi SAR, paparnya, nelayan menemukan dua pelampung milik KM Lintas Timur berwarna oranye yang hanyut terbawa arus di perairan Banggai. Dua pelampung tersebut ditemukan pada Jumat (7/6) sekitar pukul 07.00 Wita, saat nelayan sedang melaut di pertengahan pantai Desa Tou, Kecamatan Moilong.


Editor : Maria Christina