Viral, Pemuda Nikahi Jenazah Kekasihnya Gegerkan Warga Dompu NTB

Okezone ยท Kamis, 12 Juli 2018 - 20:55 WIB
Viral, Pemuda Nikahi Jenazah Kekasihnya Gegerkan Warga Dompu NTB

Potongan video rekaman pernikahan Sukardin dengan kekasihnya Nafsia yang beredar di media sosial. (Foto: Istimewa)

DOMPU, iNews.id - Warga Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), digegerkan dengan kabar mengenai seorang pemuda yang menikahi mayat kekasihnya. Peristiwa ini pun ramai dibicarakan di media sosial dan menjadi viral di kalangan warga net.

Sang pemuda diketahui bernama Sukardin tersebut hanya bisa pasrah karena gadis pujaannya, Nafsia harus berpulang terlebih dahulu. Padahal, sejoli ini rencananya akan naik pelaminan pada Minggu (15/7/2018) mendatang.

Nafsia, gadis asal Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu meregang nyawa akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya pada Selasa (10/7/2018). Ironisnya, korban meninggal bertepatan dengan penetapan hari pernikahannya dengan Sukardin yang telah disepakati kedua pihak keluarga.

Dalam video yang diunggah pemilik akun facebook Yuni Rusmini, prosesi akad nikah terpaksa dilakukan lebih awal di kediaman calon pengantin laki-laki di Desa Doro Melo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB, pada Rabu, (11/7/2018).

Momen tersebut dihadiri keluarga kedua mempelai namun tanpa kehadiran pejabat Kantor Urusan Agama (KUA). Dalam video itu, Sukardin tampak lesu menatap jasad kekasihnya yang terbalut selembar kain. Meski begitu dia tetap tabah mengucap ijab kabul sebagaimana calon pengantin pada umumnya.

Sekilas prosesi akad nikah yang dijalani sejoli ini tidak bebeda dengan kebanyakan. Yang membedakan hanyalah saat pengucapan nama calon pengantin perempuan, Sukardin menambahnya dengan sebutan 'almarhumah'. Pengucapan ikrar pernikahan itu turut disaksikan perwakilan keluarga mempelai wanita, yakni paman korban dan pemuka agama desa setempat.

Namun, prosesi pernikahan dengan jenazah ini justru mengundang kontroversi. Sejumlah warganet berpendapat, aturan menikahi jenazah atau orang yang sudah meninggal dunia tidak diperbolehkan dalam hukum Islam.

Hingga saat ini, belum ada keterangan langsung dari Sukardin terkait prosesi pernikahannya dengan mendiang calon istrinya itu.


Editor : Himas Puspito Putra