Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 386 Orang, Luka-Luka 1.352 Orang

Aditya Pratama, Antara · Sabtu, 11 Agustus 2018 - 00:32 WIB
Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 386 Orang, Luka-Luka 1.352 Orang

Korban gempa bumi di Mataram, NTB mengungsi di tenda darurat. (Foto: iNews.id/Awaluddin)

MATARAM, iNews.id – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Hingga Jumat (10/8/2018) malam, tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan telah berhasil mengevakuasi dan mengidentifikasi sebanyak 386 korban.

"Hari ini Tim SAR gabungan juga berhasil mengevakuasi satu korban meninggal dunia di Gili Trawangan, atas nama Herianto (25), alamat Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat," kata SAR Mission Coordinator (SMC) I Nyoman Sidakarya di Mataram, NTB.

Sebelumnya, data sementara jumlah korban meninggal dunia berdasarkan hasil rapat di Posko Induk Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, hingga Kamis (9/8) pukul 20.00 Wita, sebanyak 225 orang.

Sidakarya mengatakan, informasi penemuan jenazah warga Kabupaten Sumbawa Barat tersebut sudah dilaporkan ke Posko Utama di Tanjung, sehingga total jumlah korban meninggal dunia sebanyak 386 orang.

Ratusan korban gempa yang meninggal dunia tersebar di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 30 orang. Di daerah ini juga diperoleh data sementara sebanyak 672 warga luka berat dan 138 luka ringan.


BACA JUGA: 


Korban Gempa NTB Terus Bertambah, 321 Tewas dan Ratusan Jiwa Mengungsi

Gempa Lombok, Presiden Minta Pencarian Korban Hilang Diprioritaskan

BMKG: Gempa Susulan di Lombok hingga Malam Ini Mencapai 474 Kali


Di Kabupaten Lombok Utara, lanjut Sidakarya, data sementara jumlah korban meninggal dunia sebanyak 335 orang, luka berat 248 orang dan luka ringan 103 orang.

Sementara di Kota Mataram, jumlah korban meninggal dunia sebanyak sembilan orang, luka berat 10 orang dan luka ringan 20 orang, sedangkan di Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 2 orang korban meninggal dunia, luka berat 2 orang dan luka ringan 18 orang.

Di Kabupaten Lombok Timur juga sudah teridentifikasi 10 orang meninggal dunia, dan luka berat 46 orang, serta luka ringan 95 orang. "Total korban luka-luka 1.352 orang, dan total korban meninggal dunia sebanyak 386 orang," kata Sidakarya.

Tim SAR masih melakukan operasi pencarian dan pertolongan korban dengan fokus utama di Dusun Dompu Indah, Kecamatan Kayangan, dan Masjid Jabbal Nur Dusun Lading-Lading, Kecamatan Tanjung.

"Operasi pencarian empat orang diduga tertimbun longsor di Dusun Dompu Indah belum membuahkan hasil, sedangkan di Dusun Lading-Lading sudah selesai dan tidak ditemukan lagi ada korban di reruntuhan masjid," ucap Sidakarya.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah pengungsi sudah mencapai 270.168 jiwa yang tersebar di ribuan titik. Jumlah tersebut juga diperkirakan bertambah mengingat belum semua terdata dengan baik.

Di beberapa tempat dilaporkan masih terdapat pengungsi yang belum menerima bantuan, terutama di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang yang berada di bukit-bukit dan desa terpencil. Untuk mengatasi ini, sejak Kamis (9/8/2018) hingga sekarang, distribusi bantuan menggunakan tiga helikopter dari BNPB dan Basarnas.


Editor : Kastolani Marzuki