Pulang Kampung ke Lombok, Zohri Disambut Tangis Haru Keluarga

M. Awaluddin ยท Jumat, 31 Agustus 2018 - 17:58 WIB
Pulang Kampung ke Lombok, Zohri Disambut Tangis Haru Keluarga

Atlet lari Lalu Muhammad Zohri disambut antusias warga saat tiba di kampung halamannya Dusun Kang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB. (Foto: iNews.id/M Awaluddin)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

LOMBOK UTARA, iNews.id - Pelari kebanggaan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri mendapat sambutan meriah saat pulang kampung di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (31/8/2018).

Kabar kedatangan Zohri itu sudah dinantikan keluarga dan ribuan warga desa yang menunggunya di sepanjang jalan. Begitu mobil yang membawa Zohri dan rombongan tiba, warga langsung menyambutnya bak pahlawan.

Suasana bahagia bercampur haru mewarnai kedatangan atlet lari tersebut. Zohri pun langsung mendapat pelukan dari keluarga dan tetangga. Sejumlah anak-anak juga ikut berebut salaman dengan Zohri. Kedatangan Zohri di kampung halamannya didampingi langsung Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan dan beberapa atlet lainnya.

Setelah menyalami warga dan anak-anak, Zohri kemudian masuk ke rumah orang tuanya yang sudah direnovasi. Zohri mengaku sangat senang bisa kembali ke kampung halaman dan tempat kelahirannya. Meski demikian, Zohri mengaku sedih melihat kondisi warga Lombok yang tertimpa bencana gempa bumi. “Sepanjang perjalanan mulai dari Mataram sampai Lombok Utara, saya melihat hampir semua rumah warga runtuh. Sedih saya melihatnya,” kata Zohri.

Dia menuturkan, bencana gempa bumi yang melanda tempat kelahirannya sempat mengusik persiapannya di ajang Asian Games 2018. “Ya sedikit mengganggu di pikiran saya.Karena, sebelum saya pergi semuanya masih baik-baik saja,” ucapnya.

Namun, rasa sedih itu berangsur hilang setelah Zohri mengetahui keluarga dan warga di desanya semuanya dalam kondisi baik kecuali rumah yang ambruk. “Alhamdulillah, keluarga saya tidak apa-apa. Semuanya baik-baik saja,” katanya.

Zohri mengaku akan tinggal selama sembilan hari di rumah orang tuanya yang kini sudah direnovasi oleh pemerintah. Rumah panggung yang terbuat dari papan kayu itu sebelumnya rusak dan banyak kayu yang berlubang. “Terima kasih kepada pemerintah yang telah merenovasi rumah orang tua saya,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki