Dikira Permen, 3 Anak di Bengkalis Mabuk Usai Telan Pil Ekstasi

Muhammad Jafar Yusuf ยท Rabu, 12 September 2018 - 20:18 WIB
Dikira Permen, 3 Anak di Bengkalis Mabuk Usai Telan Pil Ekstasi

Herman (41) dengan tangan terborgol saat digiring petugas Polres Bengkalis Riau ke ruang tahanan. Herman disangka memiliki dan menggunakan narkoba jenis pil ekstasi. (Foto: iNews.id/M Jasri Yusuf

BENGKALIS, iNews.id - Tiga anak di Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau kejang-kejang setelah mengonsumsi pil ekstasi yang disangkanya permen. Belakangan diketahui, pil ekstasi yang dikonsumsi itu milik ayah mereka yang tertinggal di mobil.

Buntut dari kejadian itu, Herman (41), ayah anak-anak itu harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Bengkalis akibat kedapatan menyimpan dan menggunakan narkoba jenis ekstasi.

Kanit Satnarkoba Polres Bengkalis, Ipda Tony Armando mengatakan, terungkapnya kasus ini setelah ketiga anak itu mual, pusing dan kejang-kejang. Mereka kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan medis. “Hasil dari pemeriksaan dokter, tiga anak ini seperti keracunan setelah mengonsumsi pil ekstasi. Anak tersangka mengira pil ekstasi yang ditelannya adalah permen warna hijau. Pil setan tersebut ditemukan anaknya di dalam mobil dan dibagi-bagikan ke teman-temannya,” kata Ipda Tony, Rabu (12/9/2018).

Menurut Tony, dari keterangan ketiga anak itu, mereka mengonsumsi tiga butir pil ekstasi. Ketiga anak tersebut juga menjalani pemeriksaan tes urine. “Hasilnya positif semua. Mereka minum pil amphetamine milik ayahnya,” ucapnya.

Dari keterangan ketiga anak tersebut, kata dia, penyidik kemudian menggeledah mobil Herman dan ditemukan satu butir pil ekstasi dengan kondisi sudah pecah-pecah. “Satu butir ekstasi sisa pakai ini disimpan di dalam mobil tersangka. Kita langsung tangkap tersangka saat itu juga. Sedangkan anak-anak tersangka sudah kembali ke rumah dan dalam pengawasan,” katanya.

Kepada penyidik, tersangka Herman menuturkan, tiga butir pil ekstasi yang tertinggal di mobilnya itu merupakan sisa dugem di Pekanbaru, pada Minggu, 9 September 2018 lalu. “Saya letakkan pil ekstasi itu di dalam mobil. Nah, Senin sore anak saya menemukan pil tersebut yang dikira permen dan menelannya. Anak saya kejang-kejang dan dilarikan ke puskesmas,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki