Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Mengapung di Laut Tanjungjabung Barat

Okezone · Kamis, 13 September 2018 - 17:34 WIB
Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Mengapung di Laut Tanjungjabung Barat

Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Periaran Desa Sungai Sayang, Jambi. (Foto: Okezone/Azhari)

JAMBI, iNews.id – Penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa kepala dan tanpa identitas menghebohkan warga di perairan Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi. 

Dari informasi yang didapat, mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, atas nama Aris, pada Rabu (12/9/2018) kemarin.

Saat itu, Aris seperti biasa menjalankan aktivitasnya sehari-hari menangkap ikan di laut. Namun mendadak, dia melihat sesosok tubuh mengapung di tengah perairan. Yang lebih mengejutkan lagi, mayat berjenis kelamin pria itu ditemukan dalam kondisi tidak berkepala. Tanpa pikir panjang lagi, Aris langsung menghubungi pihak berwajib dan masyarakat.

Ihwal penemuan mayat tanpa kepala di tengah laut itu dibenarkan Kasium Polsek Sadu, Aiptu Marsel Yufrianto. Menurutnya, penemuan mayat tanpa kepala tersebut ditemukan nelayan yang sedang melaut pada Rabu kemarin.

“Usai mendapat laporan tersebut, personel Marnit bersama Polair Nipah Panjang serta anggota TNI AL Nipah Panjang langsung turun ke TKP (tempat kejadian perkara),” ujarnya, Kamis (13/9/2018).

Tanpa ada rintangan, jenazah yang belum diketahui identitas tersebut berhasil dievakuasi petugas. "Mayat langsung dibawa petugas ke Puskesmas Nipah Panjang untuk di lakukan visum," imbuhnya.

Marsel menjelaskan, saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang warna coklat, baju panjang warna cream, ikat pinggang warna hitam, baju dalam warna hijau merah, dan celana dalam warna hitam abu abu.

"Di tubuh korban juga ditemukan satu unit ponsel yang berada dalam kantong celananya. Diduga ponsel itu milik mayat tanpa kepala tersebut," katanya.

Polisi masih berupaya menyelidiki dan mengidentifikasi mayat korban. Marsel mengimbau warga yang kehilangan anggota keluarganya agar melapor ke pihak berwajib.


Editor : Himas Puspito Putra