Guru Honorer Curi Perhiasan Emas Sejumlah Siswa SD di Palangkaraya

Ade Sata ยท Kamis, 14 September 2018 - 11:32 WIB
Guru Honorer Curi Perhiasan Emas Sejumlah Siswa SD di Palangkaraya

Polisi menunjukkan barang bukti pencurian dan pelaku (baju ungu) yang tertunduk malu. (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.id – Kasus pencurian perhiasan emas di kalangan anak-anak sekolah dasar (SD) di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terbongkar. Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap pelaku yang merupakan oknum guru SD honorer di daerah Sigi.

Informasi yang dirangkum iNews, terbongkarnya kasus ini berdasarkan rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku di salah satu sekolah. Dalam tayangan tampak pelaku datang ke sekolah menggunakan sepeda motor dan langsung mencari targetnya. Dia kemudian menggandeng tangan korban dan mengambil perhiasan seperti anting, cincing dan gelang yang dikenakannya.

Pelaku NK (34) oknum guru honorer yang bertugas di Desa Sigi, Kecamatan Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, tampak tertekan dan menyesali perbuatannya saat diamankan polisi. Dia terbukti melakukan tindakan melanggar hukum dengan mencuri perhiasan anak-anak SD.


“Saya menyesal. Saya terpaksa melakukan hal seperti itu untuk membayar utang,” ucap pelaku NK.

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul Siregar mengatakan, modus yang dilakukan dalam kejahatan ini yakni pelaku mengaku sebagai kerabat korban. Dia kemudian membujuk korbannya agar mau menyerahkan perhiasan yang dikenakannya.

“Pelaku ini seorang guru honorer, jadi punya pendekatan yang membuat para korban ini melepaskan perhiasan emas,” kata Siregar, Jumat (14/9/2018).

Bukan hanya di satu sekolah, aksi pelaku telah dilakukan di sejumlah SD di Palangkaraya. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan kalung dan sepasang anting milik korban.

Hingga saat ini, polisi masih mengembangkan kasusnya. Pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun.


Editor : Donald Karouw