Korupsi, 16 ASN di Pemkab Indragiri Hulu Bakal Dipecat Tidak Hormat

Antara ยท Rabu, 19 September 2018 - 22:30 WIB
Korupsi, 16 ASN di Pemkab Indragiri Hulu Bakal Dipecat Tidak Hormat

Ilustrasi. (Foto: dok.okezone)

INDRAGIRI HULU, iNews.id - Sebanyak 16 Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu, Provinsi Riau, segera diberhentikan secara tidak hormat karena telah korupsi. ASN tersebut berada di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Mereka hingga saat ini masih aktif, namun sudah diproses untuk dipecat," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Indragiri Hulu Hendrizal di Rengat, Rabu (19/8/2018).

Sekda mengatakan, Pegawai Negeri (PN) tersebut yakni terpidana korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap. Selain itu, kata dia, pemecatan tersebut sesuai aturan kemudian hak-hak normatif dan tunjangan jabatan tidak akan dibayarkan.

Regulasi pemecatan sepihak dan pemberhentian hak-hak normatif ASN koruptor berlaku secara nasional dan mengacu pada "Memorandum of Understansding" (MoU) antara Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Surat keputusan (SK) pemecatan masih ditelaah dan jika selesai akan diserahkan ke masing-masing ASN," ujarnya.

Selain 16 ASN terbukti korupsi, ada tiga orang lainnya masih berstatus tersangka yang diduga terlibat tindak pidana korupsi. Mereka sudah masuk dalam tahap penyidikan.

“Pemerintah tetap menghentikan hak normatifnya. ASN berstatus tersangka juga diberhentikan gaji sementara," kata Hendrizal.

Menurut dia, pemberhentian sementara gaji dan hak-hak normatif tiga orang oknum ASN berstatus tersangka tersebut dapat didefinisikan jika tidak terbukti terlibat tindak pidana korupsi (tipikor), maka seluruh gaji akan dikembalikan.

Pemberhentian dan pencopotan status ASN paling lambat pada Desember 2018. Karena itu dia berharap tidak ada lagi pegawai yang melakukan tindakan korupsi.


Editor : Muhammad Saiful Hadi