Narkoba Senilai Rp5,16 Miliar Dimusnahkan Polresta Pekanbaru

Antara ยท Jumat, 21 September 2018 - 16:44 WIB
Narkoba Senilai Rp5,16 Miliar Dimusnahkan Polresta Pekanbaru

Ilustrasi narkoba. (Foto: dok.okezone)

PEKANBARU, iNews.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, Provinsi Riau, memusnahkan 4,4 kilogram sabu-sabu asal Malaysia dan 2.957 butir pil ekstasi senilai Rp5,16 miliar. Seluruh barang haram tersebut merupakan hasil pengungkapan jajaran satuan reserse narkoba dari tangan tiga tersangka.

"Pengungkapan ini setara dengan menyelamatkan 29.000 generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba," kata
Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi, Jumat (21/9/2018).

Dia menjelaskan, polisi memusnahkan empat paket besar sabu yang dibungkus kemasan teh China. Selain itu tiga bungkus ekstasi merah muda berlogo Instagram dan bentuk pinguin warna oranye, juga dimusnahkan dengan cara dicampur air dan diblender.

"Pemusnahan itu turut disaksikan perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) serta Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru," ujarnya.

Edy menuturkan pemusnahan tersebut merupakan bentuk transpraransi dan keseriusan Polri dalam memberantas narkoba, terutama di Provinsi Riau. Sementara itu, tiga tersangka pemilik narkoba masing-masing HH (32), AF (22) dan MA (22) turut menyaksikan barang haram miliaran rupiah itu dimusnahkan.

Ketiga tersangka tersebut, kata Edy, ditangkap pada Minggu, (2/9) dini hari lalu. Peredaran narkoba yang melibatkan tiga pria asal Dumai tersebut, terungkap setelah polisi mendalami informasi akan masuknya narkoba dalam jumlah besar dari pesisir Riau ke Kota Pekanbaru.

Informasi itu, kata dia, menyebutkan terdapat seorang target operasi yang selama ini diincar penegak hukum. Para pelaku mengendarai roda empat jenis minibus Avanza masuk ke Pekanbaru dari Kota Dumai, Riau.

Polisi kemudian menyelidiki dan berhasil mengidentifikasi kendaraan tersebut. Sesampainya di Jalan Kaharudin Nasution, atau perbatasan kota Pekanbaru, polisi langsung menggerebeknya.

Edy mengatakan salah satu dari tiga tersangka, AS masih berstatus sebagai mahasiswa. "Seluruh barang bukti narkoba tersebut ditemukan dalam mobil bernomor Polisi BM 1201 LV," katanya.

Menurutnya, polisi terus memerangi peredaran narkoba di wilayah itu. Sepanjang 2018 ini, tercatat sebanyak 239 kilogram lebih sabu berhasil digagalkan peredarannya. Nilainya setara dengan Rp300 miliar lebih, dan sebagian besar masuk ke Riau melalui wilayah pesisir.

Tak hanya sabu, jenis ekstasi juga menguntit pada urutan kedua jenis narkoba paling mendominasi dalam pengungkapan kasus oleh Polda Riau dan jajaran Polres. Sepanjang 2018, polisi sudah menyita sebanyak 131.121 butir ekstasi berbagai merek. Sementara untuk jenis ganja, ada sebanyak 32,25 kilogram dan 7.995 butir untuk pil H–Five yang berhasil diamankan.


Editor : Muhammad Saiful Hadi