7 Pesawat Hercules dan 1 Helikopter Bantuan Asing Dikerahkan ke Palu

Antara, Ilma De Sabrini ยท Rabu, 03 Oktober 2018 - 15:22 WIB
7 Pesawat Hercules dan 1 Helikopter Bantuan Asing Dikerahkan ke Palu

Sejumlah warga menunggu giliran untuk dievakuasi ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat Hercules di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sulteng, Minggu (30/9). (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Tado)

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bantuan asing untuk penanganan dampak bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (sulteng) sudah mulai masuk ke daerah tersebut. hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi bencana di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Rabu (3/10/2018).

"Bantuan sudah mulai masuk. Pesawat-pesawat bantuan masuk untuk membawa logistik," kata Jokowi.

Dia mengungkapkan, Raja Salman dari Arab Saudi sudah menelpon dirinya, begitu pun dengan Perdana Menteri Australia dan Presiden Amerika Donald Trump, untuk menawarkan bantuan. Menurut Presiden Jokowi, mereka merupakan negara negara sahabat yang memberikan komitmennya untuk membantu tahapan pencarian korban mau pun rekonstruksi bangunan.


BACA JUGA:

Hari ke-5 Gempa Sulteng, Korban Meninggal Capai 1.407 Orang

Update Gempa Palu: 152 Orang Masih Tertimbun, 70.821 Mengungsi


Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan, sudah ada tujuh pesawat Hercules C130 dan satu helikopter bantuan asing yang akan dikerahkan untuk mempercepat penanganan korban gempa di Sulteng.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, negara yang sudah dipastikan membantu proses penanganan bencana yakni Singapura dengan dua pesawat Hercules C130, Korea Selatan dua pesawat Hercules C130, Inggris satu pesawat Hercules C130, Jepang dua pesawat Hercules C130 dan satu helikopter MI-17.

“Balikpapan akan dijadikan entry point bagi pesawat asing yang membawa bantuan internasional,” kata Sutopo saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Dia menjelaskan, kapasitas maksimal bandar Udara di Balikpapan hanya dapat menampung tujuh pesawat. Selain itu, hingga saat ini suda ada 29 negara dan empat organisasi internasional yang telah mengajukan tawaran bantuan.

“Hanya 17 negara yang menawarkan sesuai dengan kebutuhan kita. Selama di Indonesia, Kebutuhan avtur (bahan bakar pesawat) ditanggung oleh negara pengirimnya,” ujarnya.

Diketahui, data BNPB hingga Rabu (3/10/2018) siang ini, jumlah korban tewas bencana gempa dan tsunami Sulteng mencapai 1.407 jiwa.

Hasil citra satelit beresolusi tinggi, 4.413 bangunan terdampak gempa. Bangunan rusak mencapai 2.403 unit. Sementara bangunan kemungkinan rusak 2010 unit. Di Kabupaten Dongggala ada 733 bangunan terdampak gempa. Bangunan rusak mencapai 418 unit dan bangunan kemungkinan rusak 315.


Editor : Donald Karouw