7 Tahanan Kabur saat Tunggu Sidang di Pengadilan Negeri Pelalawan Riau

Antara ยท Rabu, 20 Maret 2019 - 09:36 WIB
7 Tahanan Kabur saat Tunggu Sidang di Pengadilan Negeri Pelalawan Riau

Ilustrasi tahanan kabur. (Foto: Sindonews)

PEKANBARU, iNews.id – Tujuh tahanan yang sedang menunggu proses sidang melarikan diri dari ruang tahanan Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Provinsi Riau, Selasa (19/3/2019) petang. Enam tahanan di antaranya terkait perkara narkoba dan seorang lagi kasus pencurian.

“Mereka kabur saat menunggu proses sidang karena ada beberapa tahanan lainnya sedang sidang sekitar pukul 17.30 WIB,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Nophy Tennophero South kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (20/3/2019).

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi menjelaskan insiden kaburnya para tahanan yang ditahan di PN Pelalawan itu berlangsung cepat dengan cara menjebol teralis kamar mandi.

BACA JUGA:

Tahanan Kasus Narkotika Berusaha Kabur Usai Sidang di PN Semarang

Lompat Genting, 3 Napi Kabur di Rutan Sumenep Madura

Saat kejadian, ketujuh tahanan berstatus terdakwa tersebut berada dalam satu sel yang sama. Ada yang sedang menunggu untuk diadili dan ada yang menunggu tahanan lain selesai sidang.

Dengan memanfaatkan kelengahan petugas, para tahanan itu bergerak ke bagian belakang sel bagian kamar mandi. Di sana mereka merusak teralis kamar mandi yang kemungkinan sudah rapuh.

“Kalau petugas kan berjaga di bagian depan sel. Para tahanan kejaksaan ini bergerak ke arah kamar mandi. Jadi tidak kelihatan. Karena sebelum sampai kamar mandi memang ada ruang lagi. Teralis yang dijebol mereka kayaknya tidak kuat,” ujar Kaswandi.

Lebih jauh, dia mengatakan dari tujuh tahanan yang kabur, satu di antaranya telah berhasil diringkus kembali. Satu orang tahanan yang berhasil ditangkap itu ditemukan tidak jauh dari PN Pelalawan. Sementara enam lainnya masih dinyatakan buron dan ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kita all out melakukan pengejaran, dibantu warga,” ujarnya.

Adapun identitas para tahanan yang melarikan diri tersebut, yakni Guntur Saputra terkait kasus pencurian, Septian Ade Fernandes terkait kasus narkotika), Eko Siswanto terkait kasus narkotika, Praja Sutanan terkait kasus narkotika, Junaidi terkait kasus narkotika, dan Arnius Hulu, kasus narkotika.

Sementara tahanan yang berhasil ditangkap, yakni, Rian Hidayat, terkait kasus narkotika. Dari informasi yang dihimpun, lima dari tujuh tahanan yang kabur tersebut merupakan hasil penindakan Polres Pelalawan. Sisanya, dari pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pelalawan.

Kabid Pemberantasan BNNP Riau AKBP Haldun, saat dihubungi terpisah membenarkan jika dua orang tahanan yang melarikan diri itu merupakan hasil penindakan BNN Kabupaten Pelalawan.

Adapun satu tahanan BNN Pelalawan yang belum tertangkap diketahui bernama Septian Ade. Tahanan ini dikenal sebagai bandit narkoba dengan barang bukti berupa 1,3 kilogram sabu-sabu serta 5.000 butir pil ekstasi.


Editor : Maria Christina