9 Rumah Terbakar di Polewali Mandar, Warga yang Emosi Teriaki Petugas Damkar

Huzair Zainal ยท Jumat, 24 Mei 2019 - 11:17 WIB
9 Rumah Terbakar di Polewali Mandar, Warga yang Emosi Teriaki Petugas Damkar

Warga berusaha memadamkan api yang membakar sejumlah rumah di Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulbar, Jumat subuh (24/5/2019). (Foto: iNews/Huzair Zainal)

POLEWALI MANDAR, iNews.id – Sembilan rumah di permukiman padat penduduk di Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), ludes terbakar, Jumat subuh tadi (24/5/2019). Warga yang emosi meneriaki petugas pemadam kebakaran (damkar) karena dinilai terlambat tiba di lokasi.

Menurut salah satu warga, Urwa, kebakaran tersebut berasal dari salah satu rumah. Pemilik diduga lupa mematikan sisa api dari kayu bakar yang beterbangan, usai memasak di dapur untuk kebutuhan makanan sahur. Api langsung membesar.

“Kejadiannya sekitar pukul 03.45 tadi, waktu sahur, dari rumah Pak Saripudi,” kata Urwa.

BACA JUGA:

8 Rumah di Jalan Aluminium Medan Terbakar, Diduga karena Korsleting Listrik

Kebakaran di Palangkaraya, 9 Ruko dan 1 Rumah Warga Ludes Terbakar

Kebakaran yang terjadi menjelang salat subuh ini membuat warga setempat panik dan berhamburan keluar rumah. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar hingga merambat ke rumah lain.

Petugas pemadam kebakaran (damkar) baru tiba di lokasi setelah tiga rumah hangus dilalap api. Pemadaman juga terkendala karena mobil damkar ada yang rusak dan kehabisan air. Warga yang tersulut emosi karena api terus berkobar, meneriaki petugas damkar yang baru tiba di lokasi kebakaran.

Hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit, sembilan rumah milik warga terbakar. Api baru bisa dipadamkan setelah empat rumah di antaranya rata dengan tanah. Pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian akibat musibah ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga Jumat pagi, ratusan warga terus berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu korban mengais sisa harta benda mereka.

Untuk sementara, seluruh korban kebakaran terpaksa ditampung di rumah warga lainnya. Para korban berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.


Editor : Maria Christina