Aksi di Bengkulu, Massa Sampaikan 7 Tuntutan terkait Pilpres 2019

Sindonews ยท Kamis, 23 Mei 2019 - 01:05 WIB
Aksi di Bengkulu, Massa Sampaikan 7 Tuntutan terkait Pilpres 2019

Aksi massa di depan KPU Bengkulu terkait penetapan hasil Pilpres 2019. (Foto: Sindonews).

BENGKULU UTARA, iNews.id - Massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor KPU Bengkulu pada Rabu (22/5/2019). Mereka menyampaikan tujuh poin tuntutan sebagai bentuk penolakan hasil rekapitulasi pilpres.

Pantauan di lapangan, puluhan peserta aksi yang didominasi perempuan ini dijaga ketat ratusan petugas kepolisian. Mereka membentangkan tulisan "NKRI Harga Mati", "Bentuk Tim Audit KPPS IT KPU", dan "Tolak Kecurangan".

Selain menuntut segera dibentuk Tim Pencari fakta (TPF) atas wafatnya petugas KPPS, para demonstran menuntut audit forensik IT KPU oleh lembaga independen. Tujuannya untuk mengusut tuntas setiap indikasi pelanggaran pemilu.

BACA JUGA: Aksi 22 Mei di Medan, Gubernur: Sumut Aman-Aman Saja

Mereka juga meminta KPU dan Bawaslu segera mengambil tindakan atas kelalaian dari anggota KPU-Bawaslu di seluruh Indonesia baik yang disengaja maupun tidak. Jajaran TNI dan Polri juga diharapkan bersikap netral dalam pemilu ini.

Massa juga menuntut demokrasi jujur dan adil, mengusut tuntas kasus dugaan korban keracunan makanan di Sarinah Thamrin

BACA JUGA: Bawa Sajam dan Senpi, 3 Provokator Aksi Demo Bawaslu Sumut Ditangkap Polisi

Sebanyak tujuh tuntutan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra dan akan disampaikan ke KPU RI.

"Kami apresiasi aksi ini berjalan damai, kami akan tindaklanjuti sesuai tupoksi dan kewenangan kami, karena tuntutan ini nasional, maka akan kita serahkan ke KPU RI," kata Irwan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal