Anaknya Tewas Dikeroyok Pemabuk, Keluarga Korban Bakar Kedai Miras

Rahmat Buhari ยท Rabu, 27 Februari 2019 - 19:09 WIB
Anaknya Tewas Dikeroyok Pemabuk, Keluarga Korban Bakar Kedai Miras

Kedai miras dibakar keluarga korban pengeroyokan. (Foto: iNews/Rahmat Buhari).

KENDARI, iNews.id - Keluarga korban pengeroyokan di depan kedai miras Kelurahan Lalolara, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamuk dan membakar kedai tersebut. Aksi brutal tersebut terjadi sesuai prosesi pemakaman korban, Rabu (27/2/2019) sore tadi.

Pembakaran dipicu kemarahan keluarga korban, Muhammad Syawal Ikbal (16), yang tewas akibat dikeroyok sekelompok pemuda yang sedang mabuk di depan kedai tersebut.

"Memang kalau di sini sering juga terlihat orang mabuk," kata seorang warga, Akbar, di depan kedai miras di Jalan Sepakat, Kelurahan Lalora, Kecamatan Kambu Kendari, Sultra, Rabu (27/2/2019).

BACA JUGA: Santri Korban Pengeroyokan Teman-temannya di Tanah Datar Meninggal

Dia juga membenarkan kalau aksi pembakaran kedai ini dimotori keluarga korban. Mereka baru saja selesai memakamkan Ikbal dan menuju kedai tersebut, lalu membakarnya.

Korban Ikbal dikabarkan tewas pada Selasa (26/2/2019) malam. Ketika itu, korban bersama rekannya sedang lewat di Jalan Sepakat. Kemudian, di depan kedai mereka dipalak sekelompok pemuda tak dikenal. Karena menolak memberi uang, Ikbal pun dikeroyok para pelaku.

Menurut rekan korban, Ifan (16) mengatakan, para pelaku ini memang sedang mabuk di jalan tersebut dan beberapa kali memalak orang yang melintas. Sedangkan Ikbal karena mencoba melawan mereka, malah dikeroyok oleh orang-orang tersebut.

BACA JUGA: Seorang Polisi di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan Preman

"Dia (Ikbal) dipukul bagian kepalanya, lalu jatuh," ujar dia.

Mendapati temannya tak berdaya, Ifan dibantu warga membawa korban ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, nyawa korban tak bisa diselamatkan, dan dinyatakan meninggal dunia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal