Ayah di Bangka Tengah Perkosa Anak Kandung 8 Tahun, sejak Istrinya Meninggal

Rachmat Kurniawan ยท Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:10 WIB
Ayah di Bangka Tengah Perkosa Anak Kandung 8 Tahun, sejak Istrinya Meninggal

Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang memaparkan kasus pemerkosaan ayah terhadap anak kandung di Mapolres Bangka Tengah, Babel, Selasa (20/8/2019). (Foto: iNews/Rachmat Kurniawan)

BANGKA TENGAH, iNews.id – Seorang ayah di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung (Babel), tega memerkosa anak kandungnya selama delapan tahun terakhir. Pelaku melakukan aksi bejatnya setelah ditinggal mati istrinya, tepat saat putrinya masih berusia lima tahun.

Pelaku berinisial AD saat ini telah diamankan di Mapolres Bangka Tengah. Pelaku sempat berusaha melawan petugas dengan sebilah badik saat hendak ditangkap. Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas.

Aksi bejat pelaku terbongkar setelah anak pelaku melaporkan perbuatan sang ayah kepada nenek kandungnya. Kaget mengetahui perbuatan pelaku, nenek korban kemudian melapor ke Mapolres Bangka Tengah. Polisi kemudian menangkap pelaku dan menyita barang bukti terkait aksi pelaku.

BACA JUGA:

Ayah di Jeneponto Perkosa Anak Kandung Berulang Kali saat Istrinya Tak di Rumah

Bapak 5 Istri Setubuhi Anaknya, Pelaku: Daripada Sama Pacarnya Mending Sama Saya

Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang mengatakan, dari keterangan korban yang saat ini telah berusia 13 tahun, dirinya diperkosa sang ayah selama delapan tahun, sejak masih berusia lima tahun. Selama itu pula, korban terpaksa menyembunyikan perbuatan bejat ayah kandungnya.

“Motif tersangka awalnya coba-coba, iseng-iseng, akhirnya keterusan dari anaknya masih berusia lima tahun. Kalau dihitung sampai sekarang sudah lebih kurang delapan tahun,” kata Kapolres Bangka Tengah saat pemaparan kasus di Mapolres Bangka Tengah, Selasa (20/8/2019).

Sementara itu, pelaku mengaku menyesali tindakannya. Dia beralasan pertama kali memerkosa putrinya berawal dari coba-coba. Namun, pelaku aksi pelaku berlanjut hingga delapan tahun.

“Dari umur anakku masih lima tahun. Bingung aku jawab kenapa aku tega, mesti bagaimana, karena aku bapaknya sendiri,” kata AD.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan dengan Undang-Undang (UU) tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

Sementara kondisi korban saat ini masih trauma setelah delapan tahun diperkosa ayah kandungnya. Polres Bangka Tengah akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk membantu memulihkan kondisi psikologis korban.


Editor : Maria Christina