Baleno Tabrak 4 Kendaraan yang Parkir di Cilegon, 3 Korban Luka-luka

Wimsalim ยท Selasa, 23 April 2019 - 21:17 WIB
Baleno Tabrak 4 Kendaraan yang Parkir di Cilegon, 3 Korban Luka-luka

CCTV merekam detik-detik setelah mobil Suzuki Baleno menabrak empat kendaraan yang parkir di pinggi jalan di Cilegon, Banten, Selasa (23/4/2019). (Foto: iNews/Wimsalim)

CILEGON, iNews.id – Sebuah mobil Suzuki Baleno yang dikendarai seorang ibu menabrak empat kendaraan di Jalan Ahmad Yani, Kota Cilegon, Banten, Selasa (23/4/2019). Akibatnya, tiga orang korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kecelakaan lalu lintas itu juga membuat empat kendaraan, masing-masing dua sepeda motor dan dua mobil yang tertabrak mengalami kerusakan parah. Pengemudi Suzuki Baleno, Sri Rahayu, langsung diamankan polisi.

Tabrakan beruntun yang melibatkan lima unit kendaraan itu sempat direkam dalam video amatir warga dan terekam kamera pengawas CCTV sebuah toko elektronik, dekat lokasi kejadian.


BACA JUGA: 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Cipali, 4 Tewas dan 9 Luka


Dalam video terlihat mobil Suzuki Baleno Silver bernomor polisi A 1688 TY menabrak dua sepeda motor dan dua mobil yang tengah terparkir di sisi kiri jalan. Seorang ibu dan anaknya yang berada di atas motor yang terparkir langsung terbanting ke aspal dan ditolong oleh warga. Selain itu, seorang warga yang menyeberang ditabrak dan terjepit di antara dua kendaraan yang ditabrak.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Cilegon, Ipda Haris Munandar mengatakan, dari keterangan pengemudi mobil, Sri Rahayu, warga Grogol, awalnya dia hendak menginjak rem. Namun, dia malah menginjak pedal gas sehingga mobil melaju kencang dan tidak bisa dikendalikan. Sedan itu akhirnya menabrak dua mini bus dan sepeda motor yang berada di depannya.

“Karena mungkin si ibunya panik, mobil yang melaju cepat lari ke kiri dan menabrak dua motor yang parkir, mobil Grand Livina dan Toyota Avanza. Ada tiga orang yang menjadi korban, dua ibu-ibu dan satu anak. Mereka luka ringan dan sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Haris.

Haris mengatakan, kecelakaan itu diduga akibat faktor kelelahan sopir sedan tersebut. “Si ibunya mungkin lelah saat mengemudi,” ujarnya.

Saksi mata, Andi mengatakan, saat kecelakaan, dia sedang berada di tokonya dan tiba-tiba mendengar suara keras. Dari CCTV di tokonya, dia mengetahui suara itu dari kecelakaan beruntun lima kendaraan. Tidak lama kemudian, sudah banyak warga yang berkumpul di lokasi kecelakan.

“Suaranya tadi kencang banget, orang-orang pada keluar tadi. Ternyata ibu-ibu tadi yang menyetir dan menabrak dua mobil, dua motor. Semua korban luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit tadi,” kata Andi.


Editor : Maria Christina