Banjir Parah Terjang 7 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara, 1 Korban Tewas

Rahmat Buhari ยท Minggu, 09 Juni 2019 - 23:04 WIB
Banjir Parah Terjang 7 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara, 1 Korban Tewas

Sebuah rumah terbawa arus banjir di Kabupaten Konawe, Sultra, Minggu (9/6/2019). (Foto: iNews/Rahmat Buhari)

KONAWE, iNews.id – Banjir parah menerjang tujuh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Ribuan rumah terendam banjir dan satu orang tewas akibat bencana alam. Hingga Minggu (9/6/2019), banjir yang sudah terjadi sepekan terakhir kian meluas sehingga menyulitkan tim gabungan mengevakuasi warga.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sultra, tujuh kabupaten/kota yang dilanda banjir yakni, Kota Kendari, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Buton Utara, dan Kabupaten Bombana.

Adapun korban yang tewas bernama Usman, warga Desa Ulumeraka, Kecamatan Onembute, Kabupaten Konawe. Korban terseret arus banjir pada Minggu (9/6/2019).


BACA JUGA: Banjir Bandang di Konawe Sultra, 3.500 Warga Mengungsi


Banjir yang dipicu intensitas hujan yang terus meningkat dalam sepekan terakhir juga mengakibatkan jembatan penghubung amblas di Kabupaten Konawe. Akibatnya, jalur lintas Trans Sulawesi kembali terputus.

Selain itu, salah satu rumah warga terbawa derasnya arus banjir di Kabupaten Konawe. Perkampungan yang sebelumnya nampak asri terlihat seperti lautan tanpa ada bangunan. BPBD Konawe mencatat, jumlah rumah yang terendam di beberapa kecamatan di daerah ini hampir mencapai 1.000 unit rumah. Sementara jumlah pengungsi lebih 3.500 jiwa yang tersebar di beberapa titik musibah banjir.

“Jadi dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Tenggara, yang sudah melapor bahwa mereka terkena dampak banjir ada tujuh kabupaten/kota,” kata Kepala BPBD Boy Ihwansyah di Konawe, Minggu malam.

Akibat keterbatasan peralatan penunjang, Tim SAR, BPBD, Tagana, TNI dan Polri kesulitan melakukan evakuasi korban banjir di sejumlah kabupaten. Namun, petugas tim gabungan terus melakukan upaya evakuasi para korban bencana di tujuh kabupaten/kota.

Beberapa pemerintah kabupaten/kota juga sudah mengeluarkan SK tanggap darurat sehingga penanganan banjir lebih maksimal. “Namun, hingga kini, baru tiga kabupaten/kota yang mengeluarkan SK Tangga Darurat. Tapi bagi kami itu sudah cukup, jadi besok Pemprov Sultra akan mengeluarkan SK tanggap darurat,” katanya.


Editor : Maria Christina