Banjir Terjang 3 Dusun di Landak Kalbar, 268 KK Mengungsi dan 1 Orang Meninggal

Antara ยท Minggu, 09 Juni 2019 - 08:26 WIB
Banjir Terjang 3 Dusun di Landak Kalbar, 268 KK Mengungsi dan 1 Orang Meninggal

Ilustrasi banjir yang melanda permukiman warga. (Foto: dok iNews)

PONTIANAK, iNews.id – Bencana banjir melanda sejumlah dusun di Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar). Selama tiga hari terakhir, ratusan warga terpaksa mengungsi. Bahkan peristiwa ini menelan satu korban jiwa yang meninggal akibat terseret arus.

Data yang dihimpun Polsek Mandor, banjir besar tersebut terjadi akibat hujan hujan tinggi sejak Jumat malam (9/6/2019). Dampaknya, sekitar 250 KK warga Dusun Mandor, 13 KK warga Dusun Kopiang dan 5 KK warga Dusun Liansipi 5 KK atau total 268 KK menetap sementara di likasi pengungsian.

Banjir juga menerjang sejumlah daerah di Kecamatan Sengah Temila dan menyebabkan tanah longsor di Kecamatan Kuala Behe. Kondisi ini menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, pemerintah daerah akan mengambil langkah penanganan bagi para korban banjir. Dia juga berpesan agar masyarakat dapat bersabar menghadapi musibah yang terjadi.

"Saya datang mengunjungi warga untuk melihat sejauh mana kondisi banjir yang terjadi agar dapat mengambil langkah cepat dan tanggap dalam penanganannya," kata Karolin di lokasi pengungsian, Sabtu (8/6/2019) malam.

Dalam kunjungannya, Karolin juga mendatangi keluarga korban banjir yang meninggal atas nama Heru Gunawan. Almarhum ketika itu diketahui terseret arus saat mandi dan ditemukan tewas.

"Saya atas nama pribadi dan mewakili Pemkab Landak menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya adik kita Heru. Semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan," ucapnya.

Bupati selanjutnya menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada para korban banjir dan meninjau kesiapan petugas, terutama yang bertugas di dapur umum dalam menyiapkan makanan bagi para korban.


Editor : Donald Karouw