Batu Kalimaya Seukuran Ibu Jari Dihargai Rp15 Juta, Penambangan Kembali Ramai

Antara ยท Jumat, 04 Oktober 2019 - 19:39 WIB
Batu Kalimaya Seukuran Ibu Jari Dihargai Rp15 Juta, Penambangan Kembali Ramai

Batu Kalimaya kembali diminati kolektor dan harganya melambung tinggi. (Foto: SINDOnews)

LEBAK, iNews.id – Sempat meredup, batu akik Kalimaya di Kabupaten Lebak, Banten kembali naik pamor. Harga batu permata itu cukup tinggi di tingkat pengepul. Batu seukuran ibu jari dihargai Rp12 juta hingga Rp15 juta.

Tingginya harga batu Kalimaya itu membuat warga Lebak kembali bersemangat menambang, meski berisiko terhadap keselamatan mereka.

“Kami sudah sepekan terakhir ini baru mendapatkan Batu Kalimaya jenis black oval sebesar ibu jari dengan harga Rp15 juta," kata Wadir (60), penambang warga Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (4/10/2019).

Dia menuturkan, penambangan Batu Kalimaya mulai menggeliat setelah harga di tingkat penampung meningkat. Para penambang, lanjut dia, mendapatkan lempengan Batu Kalimaya dengan menggali lubang hingga kedalaman 20 sampai 45 meter.

Meski risiko kematian cukup besar, dia mengaku sudah biasa dan tidak merasa takut akan ancaman bencana longsor. Apalagi, kata dia, selama menjadi penambang belum pernah mengalami kecelakaan.

Wadir mengaku bisa menggali lubang dengan kedalaman 60 meter. “Jika beruntung bisa menghasilkan pendapatan ratusan juta rupiah. Samun sebaliknya jika tidak mendapatkan Batu Kalimaya, dipastikan merugi belasan juta rupiah," ujar Wadir.

Begitu juga Herman (45), warga Sajira, Lebak ini mengatakan, saat ini penambang menerima harga batu Kalimaya relatif lebih tinggi dibandingkan tiga bulan lalu.

Menurut dia, saat ini, permintaan Batu Kalimaya cenderung meningkat sehingga para penambang kembali bersemangat.

“Kami beruntung selama tiga hari terakhir mendapatkan Batu Kalimaya black oval dengan kedalaman 17 meter sebesar jari telunjuk dijual Rp12 juta," katanya.

Kolektor Batu Kalimaya, Wawan mengatakan, batu permata Kalimaya asal Kabupaten Lebak memiliki kualitas dunia dibandingkan dengan Australia, Afrika, dan Amerika Latin.

Selama ini permintaan batu permata tersebut dinilai tinggi baik domestik maupun mancanegara.

Namun produksi permata Kalimaya relatif terbatas karena untuk mendapatkannya para penambang harus menggali lubang hingga puluhan meter dan belum tentu membuahkan hasil.

"Bila penambang mendapat bongkahan Batu Kalimaya maka dipastikan beruntung, namun sebaliknya bila sulit dipastikan kembali ke rumah dengan tangan kosong," katanya.

BACA JUGA: Rumah Wartawan Dibobol Maling saat Mudik, Ratusan Batu Akik Hilang

Dia menyebutkan batu permata Kalimaya memiliki berbagai warna, di antaranya putih, kristal hijau, kristal pelangi, kristal hijau, teh dan kopi, pelangi, kristal susu, dan lain-lain. Selain itu keunggulan Batu Kalimaya lainnya adalah pancaran warna pelangi dapat berubah-ubah.

"Kelebihan Batu Kalimaya Lebak, selain warna tidak menghilang, juga sangat mempesona jika melihat aneka warna, seperti hitam, coklat, kuning ungu, biru dengan warna pelangi," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki