Bawaslu Singkawang Telusuri Dugaan Money Politics saat Pemilu

Antara ยท Sabtu, 27 April 2019 - 09:55 WIB
Bawaslu Singkawang Telusuri Dugaan Money Politics saat Pemilu

Ilustrasi money politics. (Foto: Antara).

SINGKAWANG, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Singkawang menelusuri laporan dugaan politik uang di Kecamatan Singkawang Selatan. Jika didapati faktanya, pelanggaran tersebut akan menjadi temuan bagi Bawaslu.

"Informasi dugaan money politics ini kita dapatkan dari laporan masyarakat yang terjadi di Kecamatan Singkawang Selatan," kata Ketua Bawaslu Singkawang, Zulita, saat dikonfirmasi wartawan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (27/4/2019).

Menurut dia, Bawaslu akan menelusuri informasi tersebut, termasuk dari saksi dan buktinya. Hal ini untuk memastikan benar atau tidaknya dugaan pelanggaran itu.

Disamping menelusuri dugaan money politik, Bawaslu Singkawang juga saat ini sedang memproses dugaan pencoblosan suara lebih dari satu kali yang dilakukan pemilih tepatnya di TPS 34 Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

"Kasus temuan ini sekarang sudah masuk ke ranah Sentra Gakkumdu," ujar dia.

BACA JUGA: Bawaslu Kulonprogo Temukan Indikasi Money Politics Libatkan Caleg PKB

Menurutnya, dugaan pencoblosan suara lebih dari satu kali merupakan temuan dari petugas pengawas TPS Bawaslu Singkawang. Karena ketika dilakukan rekapitulasi terdapat selisih satu suara di TPS tersebut.

"Ketika dicari ternyata ada satu nama dibuat dalam dua daftar hadir, yang satu dalam daftar DPT dan satunya dalam daftar DPK," jelasnya.

Sehingga, temuan itu dilimpahkan kepada Bawaslu Singkawang karena memenuhi syarat formil materil untuk dilakukan proses pembahasan di Sentra Gakkumdu.

"Dan sekarang sedang di proses di Sentra Gakkumdu," tuturnya.

Menurut Zulita, jika ada pemilih yang melakukan pencoblosan lebih dari satu kali, maka pemilih yang bersangkutan bisa dikenakan pelanggaran pidana pemilu.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal