Bersedia Dievakuasi ke Rumah Sakit, Titi Wati Tunggu Persetujuan Kakak

Ade Sata ยท Rabu, 09 Januari 2019 - 16:57 WIB
Bersedia Dievakuasi ke Rumah Sakit, Titi Wati Tunggu Persetujuan Kakak

Titi Wati bersama keluarga di rumahnya bersiap untuk evakuasi ke rumah sakit. (Foto: iNews/Ade Sata).

PALANGKARAYA, iNews.id - Rencana Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengevakuasi penderita obesitas akut, Titi Wati, menemui titik terang. Perempuan dengan bobot 350 kilogram ini akhirnya bersedia dievakuasi ke rumah sakit.

Keputusan ini diambil setelah mendapat masukan dan nasihat dari berbagai pihak. Namun, untuk berangkat ke rumah sakit, Titi masih menunggu persetujuan dari kakak kandungnya lebih dulu.

Titi akan menjalani pengobatan termasuk operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangkaraya. Namun ibu rumah tangga ini ingin agar sang kakak yang tinggal di pedalaman Kalteng tiba dulu di rumahnya, dan mendampingi dia menjalani operasi.

BACA JUGA: Pemkot Siapkan Dokter Spesialis Tangani Titi Wati, Penderita Obesitas

"Alhamdulillah, ini pihak keluarga sudah oke. Tapi untuk menguatkan Mbak Titi supaya lebih tenang dan percaya diri, kami menunggu kakaknya dulu," kata perwakilan dari pihak keluarga Titi Wati, Daryana, di kediaman Jalan Giobos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Rabu (9/1/2019).

Dia memastikan, hanya tinggal menunggu satu orang lagi dari pihak keluarga, sebelum mereka semua bersama-sama mengantar ke rumah sakit. Rencananya hari ini kakak kandung Titi Wati akan tiba, kurang lebih jarak tempuhnya tiga jam perjalanan ke Kota Palangkaraya.

Sementara itu, pihak RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya mengaku siap untuk melakukan tindakan medis untuk kesembuhan Titi Wati. Enam tim dokter spesialis dari Bali dan belasan dokter dari rumah sakit setempat siap menangani pasien yang mengalami obesitas tersebut.

BACA JUGA: Takut Dioperasi, Perempuan Berbobot 350 Kg Ini Pilih Dirawat di Rumah

"Kami masih perlu izin dari pihak keluarga dulu, karena ini kan mau dilakukan tindakan operasi," kata Humas RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, dr Theodorus Atmadja.

Tindakan yang akan diambil tim dokter ini diharapkan dapat mengurangi bobot dari pasien, Titi Wati. Karena dari keterangan pasien, dia tidak bisa memobilisasi tubuhnya, seperti berbalik badan.

Titi sendiri berharap agar kakak kandungnya ini dapat memberi restu agar dia bisa segera dievakuasi dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit nantinya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal