BMKG Pantau 54 Titik Panas dan 40 Titik Api di Riau

Antara ยท Jumat, 22 Februari 2019 - 08:28 WIB
BMKG Pantau 54 Titik Panas dan 40 Titik Api di Riau

Ilustrasi titik panas. (Foto: Dok iNews).

PEKANBARU, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 54 titik panas yang mengindikasikan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Provinsi Riau.

Berdasarkan pencitraan Satelit Terra dan Aqua, Jumat pukul 06.00 WIB, seluruh titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen menyebar di tujuh kabupaten/kota di provinsi tersebut.

"Titik panas terbanyak masih terdeteksi di Kabupaten Bengkalis mencapai 28 titik," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno, saat dikonfirmasi wartawan di Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (22/2/2019).

BACA JUGA: Kebakaran Hutan di Dumai, Dinkes: Warga Mulai Terserang Penyakit

Menurut dia, titik-titik panas di Bengkalis menyebar di sejumlah lokasi. Pulau Rupat, hingga hari ini masih menyumbang titik panas terbanyak dengan 22 titik. Selain itu, berada di Kecamatan Bantan, Bengkalis dan Mandau.

Titik panas lainnya turut terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir dengan jumlah mencapai sembilan titik. Di Kota Dumai, BMKG kembali mendeteksi titik panas dengan jumlah enam titik. Kemudian, di Kabupaten Rokan Hilir empat titik, Kabupaten Meranti dan Pelalawan masing-masing tiga titik serta Kabupaten Siak satu titik.

BACA JUGA: Cuaca Panas, Kebakaran di Riau Meluas hingga 841 Hektare

Lebih jauh, dari 54 titik panas di Riau, BMKG menyatakan 40 titik lainnya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat terjadinya kebakaran lahan dan hutan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen.

BMKG menyatakan dari 40 titik api, 22 diantaranya terdeteksi di Kabupaten Bengkalis. Selanjutnya titik api turut terdeteksi di Indragiri Hilir dengan delapan titik, Dumai lima titik, Rokan Hilir tiga titik serta Meranti dan Pelalawan masing-masing satu titik.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal