Bocah 12 Tahun Tewas Tersengat Kabel Listrik PLN di Kampar Riau

Banda Haruddin Tanjung ยท Rabu, 10 April 2019 - 15:16 WIB
Bocah 12 Tahun Tewas Tersengat Kabel Listrik PLN di Kampar Riau

Ilustrasi. (Foto: dok iNews)

PEKANBARU, iNews.id - Seorang bocah berusia 12 tahun meninggal akibat  tersengat listrik. Korban merupakan warga Perumahan Griya Setia Nusa, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Informasi yang diperoleh, identitas korban diketahui bernama Nabil Muhammad Putra yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Korban mengalami luka sengatan listrik di bagian kemaluan, kaki dan tangan. Jenazah langsung dibawa keluarga ke kampung halamannya di Sumatera Barat (Sumbar).

"Dini hari tadi pukul 02.00 WIB, jenazah sudah dibawa dari rumah duka menuju Painan," kata Kasubbag Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra Rabu (10/4/2019).

BACA JUGA: Bocah di Palembang Tewas Tersengat Listrik Jebakan Maling

Dia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan warga tergelak di halaman rumah kosong di Perumahan Griya Setia Nusa Selasa (9/4/2019) pukul 16.00 WIB. Belum diketahui penyebab dan kronologi korban bisa tersengat.

“Saat ditemukan warga, di dekat jenazah ada kabel listrik yang putus berseliweran di halaman rumah kosong itu," katanya.

Polisi yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan diautopsi untuk kepentingan penyelidikan.

"Kesimpulkan dari pemeriksaan tim dokter Rumah Sakit (RS) Bayangkara Polda Riau, korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik," ucapnya.

Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di lengan kiri bawah dan jari-jari tangan kanan. Kemudian ada luka pada batang penis, kantong buah zakar, paha kanan dan tungkai kanan bawah.

"Ada juga ditemukan kemerahan (hiperemis) pada organ-organ dalam sebagai akibat kontak dengan suhu yang sangat tinggi," tuturnya.

Polisi masih terus menyelidiki kasusnya dan belum dapat memastikan kronologi korban hingga tersengat listrik. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk mengungkap kasus tersebut.

Sementara itu, seorang warga Perumahan Griya Setia Nusa bernama Adrian mengatakan, masyarakat setempat sudah berulang kali memberitahukan tentang adanya kabel yang membahayakan ke pihak PLN.

"Kami (warga) sudah sering meminta agar kabel listrik yang membahayakan itu diatasi, sekarang sudah jatuh korban," ujarnya.


Editor : Donald Karouw