Data Terbaru Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulteng 2.002 Jiwa

Antara, Ilma De Sabrini ยท Selasa, 09 Oktober 2018 - 11:47 WIB
Data Terbaru Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulteng 2.002 Jiwa

Warga memasak di tenda pengungsian kawasan Palu Barat, Senin (8/10/2018). Hingga Selasa (9/10/2018), jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulteng sudah mencapai 2.002 orang. (Foto: Antara/Wahyu Putro)

PALU, iNews.id – Jumlah korban jiwa dalam musibah gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali bertambah. Hingga Selasa (9/10/2018), pukul 08.54 Wita, jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai 2.002 orang. Sebelumnya hingga Senin (8/10/2018), jumlah korban 1.948 jiwa.

Data dari Posko Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di Palu menyebutkan, sebagain korban meninggal dunia dimakamkan secara massal dan sebagian dimakamkan oleh keluarga masing-masing.

Korban meninggal dunia yang telah dimakamkan secara massal di Poboya sebanyak 864 jenazah, di pemakaman massal Pantoloan 35 jenazah, dan di di Donggala 35 jenazah. Sementara korban meninggal dunia yang telah dimakamkan oleh keluarganya masing-masing sebanyak 1.068 jenazah.

BACA JUGA:

Terus Bertambah, Korban Meninggal Bencana Gempa Sulteng 1.948 Jiwa

Palu Diguncang Gempa 5,2 SR Pagi Ini, Warga Berhamburan Keluar

Jumlah korban luka-luka yang tercatat hingga pagi ini mencapai 4.084 orang dan korban hilang 671 orang. Sementara rumah rusak akibat gempa yang terjadi pada Jumat (28/9/2018) lalu sebanyak 67.310 unit. Rumah tersebut tersebar di Kota Palu sebanyak 65.733 unit, Kabupaten Sigi 897 unit, dan di Kabupaten Donggala 680 unit. Masyarakat yang mengungsi terdata sekitar 74.000 orang.

Tim satgas evakuasi dari Kogasgabpad pada Selasa ini masih melanjutkan kegiatan pencarian dan evakuasi korban. Proses pencarian dan evakuasi korban dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (11/10/2018).

Selain mencari korban, tim juga terus membuka akses jalan pada lokasi-lokasi yang terisolasi. Kogasgabpad juga terus memulihkan perekonomian masyarakat.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei sebelumnya memastikan kondisi di Palu perlahan mulai membaik dibandingkan hari pertama dan ketiga. Upaya pemulihan pascabencana terus dilakukan oleh seluruh pihak.


Editor : Maria Christina