Dilanda Hujan Lebat, 2 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir

Antara ยท Jumat, 31 Mei 2019 - 07:59 WIB
Dilanda Hujan Lebat, 2 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir

Banjir merendam rumah warga sehingga memutus akses jalan. (Foto: Dok iNews).

LEBAK, iNews.id - Dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten terendam banjir akibat hujan lebat sejak Kamis (30/5/2019) kemarin. Potensi banjir semakin meluas karena hujan masih mengguyur daerah tersebut.

Kepala Seksi Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Bernardi mengatakan, sejauh ini belum ada laporan masuk adanya rumah warga yang terendam air akibat banjir.

"Belum ada laporan, begitu juga korban jiwanya," kata Bernardi saat dihubungi wartawan di Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (31/5/2019) dini hari.

BACA JUGA: Banjir dan Longsor Bayangi Arus Mudik di Sumut, BMKG Imbau Pemudik Hati-Hati

Banjir yang merendam dua kecamatan itu antara lain Kecamatan Sobang, tersebar di Desa Ciparasi dan Sukajaya. Kemudian di Kecamatan Leuwidamar tersebar di Desa Lebak Pariang, Leuwidamar dan Wantisari.

BPBD telah memerintahkan relawan di tingkat kecamatan agar melakukan evakuasi terhadap warga korban banjir di sana. Informasi sementara dari tim di lapangan, kata dia, ketinggian banjir mencapai satu meter.

"Banjir yang merendam sejumlah desa di dua kecamatan itu akibat luapan sejumlah sungai karena hujan lebat sejak kemarin," ujar dia.

BACA JUGA: Kendala Cuaca Buruk, Pemudik ke Pulau Bawean Tertahan di Pelabuhan Gresik

Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan banjir terus meningkat sehubungan hujan masih berlangsung. Warga diharapkan waspada dan segera menyelamatkan diri jika melihat potensi banjir besar terjadi di wilayahnya.

Dia mengatakan, hujan lebat juga terjadi di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNHGS) sebagai hulu sungai Ciberang dan Cisimeut.

"Hujan lebat di sana bisa sampai tiga atau empat jam," kata Bernardi.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal