Gadis Badui Diperkosa dan Dibunuh, Polres Lebak: Ada Golok yang Hilang dari TKP

Sindonews, Rasyid Ridho ยท Sabtu, 31 Agustus 2019 - 21:15 WIB
Gadis Badui Diperkosa dan Dibunuh, Polres Lebak: Ada Golok yang Hilang dari TKP

Gubuk tempat mayat gadis Badui yang diperkosa dan dibunuh ditemukan di K ampung Kadu Heulang, Desa Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Sindonews)

LEBAK, iNews.id – Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Polres Lebak menunjukkan sebilah golok hilang di saung atau gubuk lokasi penemuan gadis Badui korban pemerkosaan dan pembunuhan, berinisial S (13). Golok milik orang tua korban itu diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban di gubuk.

“Dari hasil olah TKP, golok milik orang tua korban yang digunakan sehari-hari untuk berkebun hilang. Hanya ada sarungnya saja, itu yang menjadi barang bukti,” kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto, Sabtu (31/8/2019).

Kapolres Lebak mengatakan, keluarga korban berasal dari Kampung Karahkal, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, yang masuk dalam kawasan Badui dalam itu sudah setahun menetap di gubuk. Sebab, mereka bekerja mengurusi lahan milik warga di Kampung Kadu Heulang, Desa Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten itu.

“Di kebun itu ada pohon duren dan pohon jengkol. Keluarga korban itu bekerja mengurusi kebun dan menjaganya. Jadi mereka tinggal di gubuk yang udah dijadikan seperti rumah,” ujar Kapolres.

BACA JUGA:

Gadis Badui Diperkosa dan Dibunuh di Desa Kanekes, Polres Lebak Periksa 5 Saksi

Gadis asal Baduy Luar Tewas Bersimbah Darah, Korban Diduga Diperkosa dan Dibunuh

Korban S sebelumnya ditemukan tewas mengenaskan dan bersimbah darah. Sejumlah luka ditemukan di wajah dan sekujur tubuhnya, mulai dari kepala, leher, bahu, lengan, tangan dan juga kaki. Kemungkinan besar korban melakukan perlawanan sehingga pelaku membunuh dengan senjata tajam itu.

Sebelum dibunuh, korban diduga diperkosa terlebih dahulu oleh pelaku. Pasalnya di tubuhnya juga ditemukan bercak sperma.

Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Jari Saija mengaku prihatin dengan kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang dialami warganya. Menurutnya, kasus seperti itu baru pertama kalinya terjadi di wilayah Badui.

“Baru kali ini ada kejadian diperkosa sampai dimatiin. Kalau kasus pemerkosaan ada, tapi enggak sampai ada korban,” ujar Jaro Saija.


Editor : Maria Christina