Gara-Gara Pintu Kos Terbuka, Pelajar di Sintang Kalbar Nyaris Diperkosa

Sindonews, Ade Putra ยท Jumat, 02 Agustus 2019 - 15:30 WIB
Gara-Gara Pintu Kos Terbuka, Pelajar di Sintang Kalbar Nyaris Diperkosa

Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: Istimewa).

SINTANG, iNews.id - Seorang pelajar SMA di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), nyaris diperkosa seorang pria mabuk. Peristiwa ini terjadi lantaran korban tidak menutup rapat pintu kamar kosnya.

Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto mengatakan, korban sebut saja Bunga (16) mengalami trauma berat saat dimintai keterangan polisi. Insiden tersebut terjadi pada Minggu (28/7/2019) lalu, sekitar pukul 23.00 WIB.

"Jadi awalnya korban ini sedang tidur sendirian di kamar kosnya. Pada saat itu, pintu kamar korban tidak dikunci, karena abang korban sedang keluar," kata Indra kepada wartawan di Mapolres Sintang, Kalbar, Jumat (2/8/2019).

BACA JUGA: Ibu Meninggal Dunia, Gadis 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Berkali-kali

Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku, Kansen (36) dengan langsung masuk ke ketika melihat pintu kamar kos korban tidak terkunci dan terbuka sedikit. Dia langsung mematikan lampu kamar dan naik ke atas tempat tidur.

Setelah itu, kata Indra, pelaku menutup mulut korban dengan tangannya. Sementara satu tangan lainnya meraba-raba tubuh korban. Bunga pun langsung berteriak minta tolong hingga mengundang kedatangan warga.

Warga pun menggerebek aksi pelaku yang saat itu sedang membekap mulut korban sambil menindih tubuh gadis tersebut. Spontan pelaku langsung melarikan diri.

"Tidak lama kemudian, abang korban datang dan mengejar pelaku. Namun tidak dapat diketahui ke mana arah lari pelaku," ujar Indra.

Korban kemudian menyadari ponsel miliknya turut dibawa kabur pelaku. Setelah itu, korban dan saudaranya laki-lakinya itu mendatangi Polsek Sintang untuk mengadukan kasus percobaan pemerkosaan tersebut.

BACA JUGA: Modus Perdagangan Orang, Pria Ini Tawarkan Jasa Menikah dengan WNA

Pada Selasa (29/7/2019), orang tua korban kemudian datang dari kampung dan membuat laporan ke Polres Sintang. Setelah melakukan penyelidikan, polisi pun langsung mengumpulkan saksi dan memburu pelaku.

Tak lama kemudian pelaku diamankan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Sintang Kota. Kemudian pelaku diserahkan ke Polres Sintang untuk diambil keterangan.

Pelaku mengakui perbuatannya dan memberitahu kepada petugas ponsel yang diambilnya disimpan di kontrakannya. Hasil curian tersebut kemudian diamankan petugas sebagai barang bukti.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal