Gempa 6,2 SR Guncang Talaud di Sulawesi Utara, Ini Penjelasan BMKG

Antara ยท Sabtu, 16 Maret 2019 - 09:56 WIB
Gempa 6,2 SR Guncang Talaud di Sulawesi Utara, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi gempa. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id – BMKG memutakhirkan gempa bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) menjadi 5,6 SR di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut), yang juga berpusat di Davao dan Sarangani, Filipina, Sabtu (16/3/2019) pukul 06.07 WIB atau 07.07 wita.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi tektonik ini dikategorikan menengah. 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa dibangkitkan deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan struktur sesar obliq naik (Oblique Thrust Fault) sebagai akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina.

BACA JUGA: Gempa 6,2 SR Guncang Talaud Pagi Ini, Getaran Terasa hingga di Manado

Dampak gempa tersebut berdasarkan informasi masyarakat dirasakan di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe-Talaud dalam skala intensitas II-III MMI dan di Kota Manado II MMI.

Saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut, sementara hasil pemodelan menunjukkan getaran tidak berpotensi tsunami.

"Hingga pukul 06.28 WIB (07.28 Wita) hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," katanya.

BMKG berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Diketahui, episenter gempa ini terletak pada titik koordinat 6,05 Lintang Utara (LU), 125.46 Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada di darat 263 kilometer (Km) arah barat laut Melonguane Kepulauan Talaud dengan kedalaman 10 Km.


Editor : Donald Karouw