Gempa Bumi 6 SR Guncang Kabupaten Sumba Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 23 Januari 2019 - 19:42 WIB
Gempa Bumi 6 SR Guncang Kabupaten Sumba Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi mengguncang Kabupaten Sumba Barat, NTT, Rabu (23/1/2019) pukul 18.39 WIB. (Foto: BMKG)

SUMBA BARAT, iNews.id – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,0 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (23/1/2019). Gempa di wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara yang terjadi pukul 18.39 WIB tersebut tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono memaparkan, hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan 6 SR. Setelah dimutakhirkan, gempa bermagnitudo 5,7 SR.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,32 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 92 kilometer (km) arah barat daya Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi NTT, pada kedalaman 40 km,” paparnya.

BACA JUGA:

Gempa Guncang Kembali Sumba Barat Daya, Kali Ini Berkekuatan 6,7 SR

Gempa Tak Berpotensi Tsunami, BMKG Imbau Warga Tak Terpengaruh Hoaks

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal. Ini terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Sumba Barat ini dibangkitkan oleh sesar naik (Thrust Fault),” katanya.

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat dan peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Waingapu, Dompu dan Bima III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. “Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Rahmat mengatakan, gempa ini merupakan gempa susulan ke-41 yang terjadi di wilayah Sumba Barat sejak Selasa kemarin pagi. BMKG tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi, yakni akun Instagram/Twitter @infoBMKG, website di www.bmkg.go.id, atau melalui aplikasi di iOS dan Android, @infobmkg.


Editor : Maria Christina