Gempa di Klungkung, Warga Lombok Tewas Terjatuh saat Lari karena Panik

Muzakir ยท Kamis, 15 November 2018 - 08:35 WIB
Gempa di Klungkung, Warga Lombok Tewas Terjatuh saat Lari karena Panik

Suasana saat korban panik akibat gempa dievakuasi. (Foto: iNewsTV/Muzakir)

LOMBOK, iNews.id – Tragis dialami Tutik Alawiyah (45), warga Jalan Cendana, Kelurahan Tampar-ampar, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dia tewas terjatuh saat berlari menjauhi rumah ketika terjadi gempa bumi yang berpusat di Klungkung, Bali dan terasa hingga Pulau Lombok.

Informasi yang dirangkum, gempa bumi mengguncang Klungkung, Bali, Kamis (15/11/2018) pukul 01.23 Wita. Korban yang sedang di dalam rumah panik dan berlari keluar. Saat di depan gerbang rumah, dia terjatuh dan kepalanya terbentur ke tembok. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, namun nyawanya tidak tertolong.

"Rupanya almarhum panik dan terjatuh di depan gerbang saat ingin menyelamatkan diri," kata Lalu Ishak, Kepala Lingkungan setempat.

BACA JUGA: Gempa Guncang Klungkung, Getaran Terasa hingga Lombok

Diketahui data BMKG menunjukkan gempa berkekuatan 5,3 magnitudo, berpusat di 9,42 lintang selatan dan 115,41 bujur timur atau sekitar 78 kilometer (Km) barat daya Klungkung, Bali. “Gempa berkedalaman 20 km,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto.

Guncangan gempa sangat terasa hingga ke semua wilayah di Pulau Lombok. Sebagian besar warga yang sedang terlelap tidur langsung berhamburan keluar mencari tempat yang aman. "Gempa lagi kami semua nggak ada yang berani di dalam rumah," ujar Fahrudin warga Sembung Narmada, Lombok Barat.

Seusai gempa, warga masih bertahan di luar rumah kendati hujan turun disertai petir dan halilintar. Belum ada informasi adanya kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa ini.


Editor : Donald Karouw