Gubernur Kalteng: Kasus Karhutla Dilakukan Sengaja dan Terorganisasi

Antara ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 16:33 WIB
Gubernur Kalteng: Kasus Karhutla Dilakukan Sengaja dan Terorganisasi

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, meninjau secara langsung lokasi Karhutla di sejumlah titik di sekitaran Bandara Tjilik Riwut. (Foto: Istimewa).

PALANGKARAYA, iNews.id - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran menilai, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangkaraya dilakukan secara terorganisasi. Karena itu, polisi diminta mengusut dan menindak tegas para pelakunya.

"Harus dituntaskan, siapa pelaku di baliknya mesti ditangkap. Saya sudah laporkan kepada pemerintah pusat untuk dikawal. Kejadian ini diduga terorganisasi, disengaja dan masif," kata dia di Kota Palangkaraya, Kalteng, Rabu (14/8/2019).

Dia mengatakan, para pelaku pembakar lahan juga diberikan hukuman, sebagai efek jera. Bila mereka tidak sengaja melakukan pembakaran ini, titik api di wilayah tersebut tak semasif saat ini, dan dampak kabut asapnya sudah merugikan banyak orang.

BACA JUGA: Update Karhutla, BNPB: Dampak Kabut Asap Tak Sampai ke Negara Tetangga

Kalaupun ada pihak yang tidak senang dengan periode pemerintahan daerah (pemda) baik gubernur atau wali kota, harusnya tidak sampai mengorbankan masyarakat luas.

"Okelah kalau tidak ada yang senang dengan wali kota mau pun gubernur, tapi jangan sampai korbankan masyarakat dengan kondisi seperti ini," ujar Sugianto.

Ada satu orang terduga pembakar lahan yang sudah diamankan jajaran Satpol PP Kota Palangkaraya. Pelaku juga menyebut bosnya diduga sebagai dalang pembakaran lahan. Ini bisa modal penegak hukum mengusut kasusnya.

BACA JUGA: Dampak Karhutla Riau, 1.136 Warga Terjangkit ISPA

"Siapa pun pelakunya harus ditangkap dan dituntaskan. Jangan sampai terduga disebut gila, kalau sedikit-sedikit pelaku seperti itu gila, tentu akan sulit," katanya.

Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan, terlebih kondisi saat ini musim kemarau. Sebab dampak asap yang timbul, sangat merugikan dalam berbagai sektor.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk lebih peduli dan membantu pemda dan aparat, menjaga lingkungan sekitarnya. Agar kebakaran lahan bisa diminimalisasi dan jika ada pelaku lainnya bisa segera ditangkap.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal