Gubernur Kalteng soal Aksi Lempar Botol ke Lapangan, Sugianto Sabran: Wasit Selalu Bikin Emosi

Ade Sata ยท Minggu, 03 November 2019 - 02:02 WIB
Gubernur Kalteng soal Aksi Lempar Botol ke Lapangan, Sugianto Sabran: Wasit Selalu Bikin Emosi

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar saling berjabat tangan usai pertandingan Kalteng Putra versus Persib Bandung di Lapangan Tuah Pahoe, Jumat malam (1/11/2019). (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.id – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menjelaskan penyebab dirinya melemparkan botol air mineral ke lapangan Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, saat pertandingan sepak bola, Jumat (1/11/2019) malam. Video itu akhirnya viral di media sosial hingga hari ini, Sabtu (2/11/2019).

Sugianto mengaku melakukannya untuk meluapkan rasa kecewa kepada wasit yang memimpin pertandingan Liga 1 laga Kalteng Putra versus Persib Bandung. Padahal, dia datang ke Stadion Tuah Pahoe dengan harapan bisa menyaksikan pertandingan sepak bola yang bagus dan fair tanpa kecurangan.

Ternyata di sepanjang permainan pada Jumat malam, dia melihat yang terjadi justru sebaliknya. Dia menilai pertandingan tidak berjalan fair karena wasit yang memimpin tidak profesional.

“Maunya nonton bola ini bagus permainannya, fair dalam permainan, tidak ada kecurangan dalam permainan. Tetapi pas kita nonton bola, kenyataannya pahit yang kita tonton, bahwa tidak nyaman,” katanya.

 

BACA JUGA: Viral, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Lempar Botol ke Lapangan Memprotes Wasit 

 

Bagi Sugianto, kejadian ini bukan pertama kali dia saksikan, tapi sudah sering kali. Persoalan seperti ini pula yang menurutnya membuat sepak bola di Indonesia tidak maju.

“Ini bukan cuma satu kali dua kali, bukan saya membela Kaltim Putra atau membela Persib Bandung, tidak. Tapi, melihat permainan bola Indonesia itu tidak bisa maju-maju kalau wasitnya terus begini. Jadi wasitnya ini harus diprotek,” ujarnya.

Sugianto mengatakan, wasit tidak perlu mengeluarkan kartu merah kepada pemain Kalteng Putra Patrick Wanggai. Saat pertandingan di menit ke-28 babak pertama, Patrick memang melakukan pelanggaran dengan menendang paha dan perut pemain Persib Ahmad Jufriyanto, usai berebut bola.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar saling berpelukan usai pertandingan Kalteng Putra versus Persib Bandung di Lapangan Tuah Pahoe, Jumat malam (1/11/2019). (Foto: iNews/Ade Sata)

 

Pasalnya, saat pemain Persib melakukan pelanggaran, wasit hanya mengingatkan. Kondisi sebaliknya terjadi saat pemain Kalteng Putra melakukan pelanggaran. Tindakan wasit itu dinilai merugikan Kalteng Putra.

“Wasit ini sudah empat kali melakukan kesalahan. Saya mengikuti pertandingan terus. Wasit ini selalu membuat orang emosi. Semestinya wasit ga perlu mengeluarkan kartu merah, pemain pasti capek sehingga tidak mendengar.”

“Hal ini kan tidak bagus untuk persepakbolaan Indonesia. Saya kecewa, kapan majunya persepakbolaan Indonesia kalau begini terus main, wasitnya harus diprotek semua, supaya tidak ada mafia bola,” katanya.

Dalam video viral itu, Sugianto Sabran turun dari tribun VIP. Aksi Gubernur ini sempat dihalangi oleh pihak kemanan sehingga sempat menimbulkan perang mulut.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar berjabat tangan usai pertandingan Kalteng Putra versus Persib Bandung di Lapangan Tuah Pahoe, Jumat malam (1/11/2019). (Foto: iNews/Ade Sata)

 

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar sempat menegur Gubernur Kalteng karena aksi lempar botol ke lapangan itu memicu kerusuhan para penonton. “Itu semua jadinya ngelemparin Pak, jadinya ngelemparin Pak, jangan dilempar Pak,“ kata Timbul RK Siregar.

Perkataan Kapolres Palangkaraya dijawab oleh Gubernur Kalteng yang menyebut wasit melanggar aturan.

Pertandingan laga Kalteng Putra versus Persib Bandung pada Jumat malam dimenangkan oleh tim Persib Bandung dengan hasil akhir 2-0. Pascapertandingan, suasana di Lapangan Tuah Pahoe aman dan kondusif.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar juga tampak berdamai setelah pertandingan. Keduanya saling berjabat tangan dan berpelukan. Sugianto dan rombongan dari Pemprov Kalteng juga menyalami para polisi yang bertugas menjaga keamanan sepanjang pertandingan.


Editor : Maria Christina