Gunung Karangetang di Sitaro Sulut Semburkan Asap Tebal Setinggi 700 Meter

Okezone, Subhan Sabu ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 09:18 WIB
Gunung Karangetang di Sitaro Sulut Semburkan Asap Tebal Setinggi 700 Meter

Gunung Api Karangetang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), mengeluarkan asap putih bertekanan kuat, Selasa (11/6/2019). (Foto: Okezone)

MANADO, iNews.id – Gunung Api Karangetang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengeluarkan asap putih bertekanan kuat, Selasa (11/6/2019). Asap tersebut memiliki intensitas tebal dengan tinggi 700 meter di atas puncak kawah.

“Kawah utama mengeluarkan asap putih tebal dengan tekanan gas kuat setinggi 700 meter dan kawah dua setinggi 600 meter dari atas puncak kawah,” ujar Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang Yudia Tatipang, Selasa (11/6/2019).


BACA JUGA: Gunung Karangetang di Sitaro Luncurkan Lava Panas, 96 Warga Mengungsi


Yudia mengatakan, pada pukul 00.33 Wita terdengar bunyi guguran lava lemah sampai sedang. Tremor menerus terekam dengan amplitudo 0,25 mm, dominan 0,25 mm, dari gunung dengan ketinggian 1.784 meter dari permukaan laut itu.

“Saat ini Gunung Karangetang berada pada status Level III (Siaga),” kata Yudia Tatipang.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan kepada masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan untuk tidak mendekat, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas di zona perkiraan bahaya di radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua di bagian utara dan kawah utama di selatan.


BACA JUGA: Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Ketinggian Kolom Abu Capai 7.000 Meter


Kemudian, di area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah Barat Laut dan Utara, sejauh 4 km, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

“Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung Karangetang juga dianjurkan menyiapkan masker penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu,” katanya.

Dia menambahkan, warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang juga diminta agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga pantai.


Editor : Maria Christina