H+12 Pascagempa, Siswa dan Guru di Sigi Sudah Mulai Masuk Sekolah

Antara ยท Rabu, 10 Oktober 2018 - 22:35 WIB
H+12 Pascagempa, Siswa dan Guru di Sigi Sudah Mulai Masuk Sekolah

Sejumlah polisi membersihkan ruang kelas sekolah dari lumpur akibat banjir bandang setelah gempa bumi di Desa Langaleso, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (8/10/2018). (Foto: Antara)

SIGI, iNews.id - Aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Sigi pascagempa sudah mulai berjalan. Meski belum maksimal, para siswa dan guru sudah mulai masuk sekolah.

Seorang guru SD di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Ari membenarkan bahwa hari ini, Rabu (10/10/2018) guru dan murid di sana sudah masuk sekolah. Namun diakuinya, masih ada guru dan murid yang belum masuk sekolah karena masih mengungsi akibat gempa bumi dasyat yang terjadi pada 28 September 2018 lalu.

Saat guru dan murid sedang dalam proses belajar, tiba-tiba gempa kembali mengguncang wilayah Palolo dan Nokilalaki sekitar pukul 11.00 Wita. Siswa yang panik langsung berhamburan keluar dan pulang lebih awal.

BACA JUGA:

Hari Terakhir Pencarian Korban Gempa Akan Ditutup dengan Doa Bersama

Takut Ada Gempa Susulan, 190.180 Warga Sigi Bertahan di Pengungsian

Polwan Polda Sultra Berikan Trauma Healing bagi Anak Korban Gempa Palu


"Kami tidak bisa menahan anak-anak untuk tetap tinggal di sekolah sampai jam pulang, sebab mereka tampak ketakutan," kata Ari, Rabu (10/10/2018).

Hal senada juga disampaikan Mince, seorang guru di Kecamatan Palolo. Dia mengatakan aktivitas belajar dan mengajar di wilayah itu sudah kembali berjalan,tetapi masih banyak siswa belum hadir. “Mungkin ikut orang tua mereka mengungsi keluar,” ucapnya.

Dia juga mengaku masih diliputi rasa takut karena seharian ini sudah dua kali gempa di Kecamatan Palolo dan Nokilalaki dan guncangannya cukup keras dirasakan warga.


Editor : Himas Puspito Putra