Harta Benda Hanyut, Korban Banjir Bandang di Lebak Menangis Histeris

Iskandar Nasution ยท Jumat, 24 Mei 2019 - 00:41 WIB
Harta Benda Hanyut, Korban Banjir Bandang di Lebak Menangis Histeris

Ratna, korban banjir bandang di Desa Margalayu, Lebak, Banten menangis setelah semua harta bendanya hanyut terbawa arus Sungai Cibeurih. (Foto: iNews.id/Iskandar Nasution)

LEBAK, iNews.id – Banjir bandang yang menerjang Desa Margalayu, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (23/5/2019) malam, menyisakan duka bagi warga. Bencana terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan deras seharian sejak Rabu (22/5/2019) pagi.

Akibat peristiwa itu, ratusan rumah warga rusak parah. Warga tak bisa menyelematkan harta benda dari dalam rumah karena air Sungai Cibeurih tiba-tiba meluap dengan membawa material lumpur dan kayu.

Warga Margalayu, Ratna (34) bahkan menangis histeris begitu melihat isi rumahnya habis tersapu derasnya banjir bandang. Dia mengaku tidak memiliki lagi harta benda, termasuk pakaian karena semuanya hanyut terbawa derasnya arus Sungai Cibeurih. Dia berharap bantuan dari pemerintah.

“Saya sudah berusaha menyelamatkan ibu dari terjangan banjir. Jadi, saya tidak sempat menyelamatkan harta benda,” katanya.

BACA JUGA: Banjir Bandang Terjang 4 Kecamatan di Lebak Banten, Ratusan Rumah Terdampak

Warga lainnya, Asep mengatakan, banjir bandang terjadi diduga karena hutan di wilayah hulu mulai gundul. Sehingga, saat datang hujan besar dengan intensitas cukup lama mengakibatkan banjir bandang.

“Mohon doanya untuk keselamatan keluarga saya. Banjir bandang menerjang desa kami. Doakan saya agar semua sehat-sehat dan selamat,” katanya.

Dia mengatakan, banjar bandang mulai menerjang permukiman warga di desanya jelang Isya. Luapan Sungai Cibeurih yang membawa material kayu dan lumpur langsung menggenangi rumah-rumah warga.

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, setidaknya terdapat empat kecamatan yang terdampak banjir bandang tersebut. Yakni, Sajira, Muncang, Cimarga dan Leuwidamar.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Seorang warga dikabarkan mengalami luka akibat kesetrum aliran listrik di rumahnya.


Editor : Kastolani Marzuki