Hasil Penanganan Karhutla, Kualitas Udara Riau Makin Membaik

Andi Mohammad Ikhbal ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 14:25 WIB
Hasil Penanganan Karhutla, Kualitas Udara Riau Makin Membaik

Kepala Pusata Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Antara).

PEKANBARU, iNews.id - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah Riau mulai dapat ditangani. Hal ini terlihat dari kualitas udara di sana yang dinilai mulai membaik.

Hingga Rabu sore (13/3/2019), delapan daerah yang mengalami kasus karhutla tercatat memiliki nilai indeks standar pencemaran udara (ISPU) pada kategori baik, yaitu antara 13 – 41.

Kepala Pusata Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, indikator kualitas udara kategori baik, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada nilai indeks ISPU 0 – 50.

BACA JUGA: Karhutla di Riau, Panglima TNI: Sudah Tak Ada Api dan Asap Sama Sekali

"Ini berkat upaya Satgas Operasi Pemadaman Karhutla di Riau," kata Sutopo dalam keterangan pers yang diterima iNews.id di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (14/3/2019).

Dengan strategi pemadaman bukan hanya dari darat, tapi juga lewat udara seperti pengeboman air atau water-bombing, patroli, dan teknologi modifikasi cuaca (TMC). Sebanyak 11 helikopter diturunkan sejumlah instansi terkait dalam upaya pemadaman karhutla.

Sementara itu, satgas darat telah melakukan pemadaman titik api dan juga pendinginan atau mopping up di bekas area terbakar. Satgas darat ini melibatkan banyak pihak serta lembaga-lembaga kemasyarakatan.

BACA JUGA: Padamkan Karhutla, 15,8 Ton Garam Ditabur di Langit Riau

"Menurut BMKG, informasi cuaca yang terkait dengan tingkat kemudahan terbakar menunjukkan bahwa wilayah Riau pada umumnya berada dalam kategori aman," ujar dia.

Sementara itu, berdasarkan pantauan per pukul 16.00 WIB pada Rabu kemarin melalui satelit NOAA, meunjukkan jumlah titik panas di Riau nihil, sedangkan Terra/Aqua, terdapat empat titik api di Kepulauan Riau, dan satu di Kabupaten Bengkalis.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal