Jenazah Dede Angraini, Korban Lion Air JT 610 Tiba di Rumah Duka

Antara ยท Selasa, 06 November 2018 - 14:14 WIB
Jenazah Dede Angraini, Korban Lion Air JT 610 Tiba di Rumah Duka

Evakuasi jenazah korban Lion Air JT 610. (Foto: Antara)

PANGKALPINANG, iNews.id - Jenazah Dede Angraini, korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 160 tiba di rumah keluarganya Jalan Kejaksaan Gang Ledeng Nomor 73, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang, Selasa (6/11/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebelum tiba di rumah duka, jenazah Dede terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang tempatnya bekerja untuk dilaksanakan upacara penghormatan terakhir.

Dede merupakan satu di antara tujuh jenazah dari 56 korban asal Provinsi Kepulauan Babel yang telah teridentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri.

Kepala Basarnas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Danang Priandoko mengatakan, identifikasi jenazah korban ini menggunakan metode primer melalui DNA, sidik jari dan rekam medis.

"Seluruh persiapan dan mobil ambulan sudah siap untuk membawa jenazah dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang ke rumah duka di kabupaten/kota di Pulau Bangka," ujarnya di Pangkalpinang, Senin (5/11/2018) tengah malam.

BACA JUGA: 

5 Jenazah Korban Lion Air Diberangkatkan ke Pangkalpinang Selasa Pagi

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Eryanto Korban Lion Air JT 610


Pemulangan jenazah ke rumah keluarga di Pangkalpinang dikawal aparat kepolisian dan belasan karyawan RSBT Pangkalpinang.

Jenazah Ibu dua anak ini saat tiba di rumah duka disambut dengan isak tangis sanak saudara dan tetangga. Jenazah Dede akan langsung dimakamkan selepas Salat Asar di pemakaman umum Kacang Pedang, Pangkalpinang.

Pesawat Lion Air JT 610 type B737-Max 8 dan sesuai manifest pesawat mengangkut ratusan penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.

Kapten Pilot Bhavye Suneje yang membawa pesawat naas itu memiliki lebih 6.000 jam terbang, sementara Co Pilot Harvino telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang.

Selain Kapten Pilot dan Co Pilot, ada enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.


Editor : Himas Puspito Putra