Jenazah Kepala Proyek Trans Papua Korban KKB Tiba di Bandara Kupang

Antara ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 17:41 WIB
Jenazah Kepala Proyek Trans Papua Korban KKB Tiba di Bandara Kupang

Sejumlah keluarga korban penembakan di Kabupaten Nduga Papua, Emanuel BB Naektias menyambut kedatangan jenazah Emanuel di Terminal Kargo Bandara El Tari Kupang, NTT (8/12/2018). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

KUPANG, iNews.id – Jenazah korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, bernama Emanuel Beli Bano Naektias, tiba di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (8/12/2018) sore. Emanuel merupakan Kepala Pelaksana Pekerjaan Jembatan Jalan Trans Papua di PT Istaka Karya.

Jenazah pahlawan pembangunan Trans Papua itu tiba dengan maskapai penerbangan Lion Air JT 692. Ibu kandung korban didampingi sejumlah keluarga besar korban sudah menunggu di bandara. Isak tangis keluarga langsung pecah saat menerima peti jenazah Emanuel.

“Anak kami sudah bekerja di Papua selama kurang lebih satu tahun dua bulan. Posisinya di sana sebagai kepala proyek pembangunan jalan Trans Papua,” kata ibu korban, Yoneta Koko di Bandara El Tari Kupang.

Yoneta mengatakan, Emanuel merupakan putra sulung dari lima bersaudara. Emanuel juga satu-satunya anak laki-laki dalam keluarga tersebut yang tinggal di Kota Kefa, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

BACA JUGA:

TNI-Polri Masih Cari 5 Pekerja Korban Pembunuhan KKB di Nduga Papua

Kapolda Papua Beberkan Kronologi KKB Tembaki Puluhan Pekerja di Nduga

Yoneta menceritakan, pada awalnya dirinya dan seluruh keluarganya tak percaya dengan informasi beredar yang menyebutkan putra sulungnya menjadi korban kebiadaban KKB di Papua. Mereka mendapat informasi terkait Emanuel dari sejumlah media.

“Namun, semua pemberitaan yang disampaikan hanya sebatas dugaan, jadi kami tak percaya,” ujarnya.

Untuk mencari kebenaran dari informasi tersebut, pihak keluarga hanya menunggu kabar dari perusahaan tempat korban bekerja, yakni PT Istaka Karya. “Kami justru berharap anak kami selamat dalam kejadian tersebut. Namun, Tuhan berkehendak lain. Kami menerima kepergiaannya,” ujarnya.

Dari pantauan, saat Bupati TTU Raymundus Fernandez juga turut hadir dalam penjemputan tersebut. Sementara itu, Lanud El Tari Kupang juga ikut hadir dengan menyiapkan sejumlah kendaraan untuk mengangkut jenazah korban serta sebuah kendaraan lagi yang disiapkan untuk membawa keluarga korban menuju ke Kefa. Jenazah direncanakan akan dimakamkan pada Minggu (9/12/2018) besok.


Editor : Maria Christina